Wali Kota Semarang Minta Remaja Masjid Ikut Tentramkan Masyarakat

oleh
Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi memberikan arahan saat pelantikan Perhimpunan Remaja Masjid Dewan Masjid Indonesia (Prima DMI) Kota Semarang di Aula kampus IV Upgris Semarang, Jalan Gajah Raya Semarang, (dok).

SOROTNUSANTARA.COM , Semarang – Remaja masjid memiliki peran strategis dalam membantu pemerintah, utamanya dalam membina kerohanian masyarakat.

Karena itu remaja masjid diminta turut serta berkontribusi dalam penanganan Covid-19. Penanganan yang dimaksud, diantaranya turut serta memberikan ketentraman, ketenangan, dan hal lain.

Pesan tersebut disampaikan Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi saat menghadiri pelantikan Perhimpunan Remaja Masjid Dewan Masjid Indonesia (Prima DMI) Kota Semarang di Aula kampus IV Upgris Semarang, Jalan Gajah Raya Semarang, beberapa hari lalu.

“Setelah dilantik, Anda semua memiliki tugas khusus berupa menciptakan ketentraman di tengah masyarakat maupun organisasi. Terlebih saat pandemi Covid-19 seperti sekarang ini,” kata Hendi, sapaan akrabnya.

Menurut Hendi, saat ini di dunia, termasuk Kota Semarang masih mengahadapi pandemi Covid -19. Di antara mereka ada yang kuat, setengah kuat, ada yang galau. Namun demikian, dia berpesan agar rekan-rekan remaja yang tergabung dalam Prima DMI Kota Semarang solid satu komando garis organisasi.

“Jangan ikut memperkeruh situasi. Semua terkena dampak. Swasta, pemerintah, perekonomian terkena dampak, kegiatan keagamaan pun sempat terkena dampak. Mudah-mudahan Anda semua sehat, kuat dan kompak selalu,” pesannya.

Terkait keorganisasian, Hendi menilai menjadi pengurus di sebuah organisasi merupakan kesempatan besar dalam menempa kedewasaan, memanajemen konflik, dan sebagainya.

“Jadi pengurus organisasi merupakan sebuah amanah. Bukan untuk gaya-gayaan, bukan untuk Anda semua mendapatkan kartu nama,” tandasnya.

Sementara, Ketua Prima DMI Kota Semarang, Syahrul Munir mengatakan, telah memiliki beberapa program, baik program jangka pendek, menengah dan panjang.

“Program jangka pendek kami akan segera mengadakan rapat kerja dan mendata / menyeleksi kembali anggota Prima DMI kota semarang,” katanya pada Sorot Nusantara, Minggu (27/9/2020).

Adapun jangka menengah dan panjang, kata dia akan memfokuskan kegiatan keremajaan daerah Kota Semarang agar tetap eksis berkegiatan keagamaan maupun sosial terlepas sebelum atau setelah adanya pandemi Covid-19.

“Kami akan mendorong kegiatan yang lebih bermanfaat untuk menangkal pandemi Covid-19 dengan protokol kesehatan yang telah ditentukan disekitar lingkungan masjid, mushola, dan area publik lainnya,” imbuhnya. (arh)