Trademark Market Ke 10, Mantapkan Identitas Lokal Brand Bandung

by
Trademark Market Ke 10, Mantapkan Identitas Brand Lokal Bandung

SOROTNUSANTARA.COM, Bandung,- Hari pertama gelaran Trademark Market yang diselenggarakan di The Trans Luxury Hotel, Kota Bandung, didatangi oleh ribuan pengunjung. Dengan menawarkan produk dari sekitar 150 tenant brand lokal, baik fashion, tas, asesoris, kuliner dan hobbies, gelaran ke 10 Trademark Market ini sungguh menyajikan suasana yang berbeda dalam berbelanja unik di mall.

Trademark Market sendiri adalah sebuah event yang memperkenalkan secara langsung produk kreatif yang biasanya mudah ditemukan di lapak online (daring) ke sebuah event semodel pameran. Pada setiap gelarannya, tidak kurang dari 50.000 orang pengunjung yang hadir.

“Event kali ini digelar dari tanggal 30 Agustus 2018 hingga 2 September 2018,” kata founder Trademark Market, Saira Nisar, Kamis (30/8/2018).

“Harga produk yang ditawarkan kisaran dari puluhan ribu hingga mendekati satu juta rupiah,” terang Saira.

Diterangkan oleh Saira, “Trademark Market kali ini mengambil tema Time Machine dengan hashtag 10 to The Future, kali ini mungkin lebih spesial karena mengedepankan lokal brand Bandung ke 10, membuktikan konsistensi kita terhadap event ini,” terangnya. “Saya sebagai founder sangat bangga dan merasa senang sekali melihat lokal brand di Bandung dan Indonesia yang terus berkembang. Dengan adanya Trademark ini menjadi wadah atau tempat untuk para lokal brand ini menunjukkan pada pengunjung yang bisa langsung melihat dan mencoba sekaligus mempromosikan. Kalau online kan bedanya belum tentu tau brand apa dan history-nya, nah kalau disini bisa langsung bertemu dengan owner-nya dan experience memegang dan mencoba bajunya, jadi feel-nya lebih beda aja,” urainya.

Meski gelaran Trademark Market ini sudah cukup dikenal secara nasional, namun Saira mengaku tidak memiliki keinginan untuk menggelarnya diluar Kota Bandung. “Sebenarnya semenjak gelaran ke 3, sudah banyak sekali tawaran di kota-kota seperti Makassar, Surabaya, dan Jakarta. Tapi saya merasa ini trademark dan ciri khasnya Bandung, sehingga sayang jika saya bawa keluar, nanti jadinya bukan trademark Bandung lagi,” ujar Saira sambil tersenyum.

Untuk gelaran sekarang, sambung Saira, kita juga ada kegiatan charity untuk Lombok yang rencananya 2 orang akan berangkat langsung ke Lombok. “Kita akan membagikannya di Lombok,” terangnya. Ditambahkan oleh Saira, “Pengunjung juga selain berbelanja dan ingin menyisihkan sebagian yang dimiliki untuk Lombok, kita ada kotak yang sudah disediakan dibeberapa sudut gelaran Trademark Market ini,” tambahnya.

Memiliki konsep one-stop shopping, gelaran Trademark Market 2018 akan menampilkan pertunjukan musik dari grup band ternama, seperti Garhana, Munthe, The Suitcase dan Tiara Effendy, ada juga pertunjukan DJ: WYL$, Weekendrounders, Skeii Gold, Badjoe, Cesareno, Alate, Boydroots, Flojo, Rookie x Jeremie, Krisztof, Eil, serta Arata, yang menambah keseruan berbelanja. [St]

Founder Trademark Market, Saira Nisar, saat wawancaranya dengan awak media. Kamis (30/8/2018).
Founder Trademark Market, Saira Nisar, saat wawancaranya dengan awak media. Kamis (30/8/2018).