Tim Kesehatan Berbasis Masjid, Ikhtiyar DMI Kota Semarang Jaga Kesehatan Jamaah

oleh

SOROTNUSANTARA.COM , Semarang – Pimpinan Daerah (PD) Dewan Masjid Indonesia (DMI) Kota Semarang belum lama ini telah melantik 16 Tim Kesehatan Masjid di Aula Balaikota Semarang.

Tim tersebut merupakan perwakilan dari 16 Pengurus Cabang (PC) DMI seluruh kecamatan yang ada di Kota Semarang.

“Takmir masjid dan pengurus DMI Cabang harus lebih aktif lagi merawat kesehatan jamaah. Karena jamaah juga butuh kesehatan, butuh ekonomi, dan butuh kenyamanan,” kata Ketua DMI Kota Semarang H Ahmad Fuad kepada Sorot Nusantara, Kamis (29/10/2020).

Fuad mengungkapkan, pihaknya tengah berikhtiyar menjaga kesehatan dengan memberikan yang baik bagi umat Islam Kota Semarang. “Sekarang tim kesehatan kita ini sudah membuat database jamaah berdasarkan golongan darahnya. Beberapa waktu lalu kita juga menyelenggarakan donor darah yang kami sediakan khusus untuk orang Islam yang butuh darah,” paparnya.

Tim Kesehatan Masjid dipimpin oleh Kepala Dinas Kesehatan Kota Semarang, dr M Abdul Hakam. Oleh karena itu Fuad menyatakan optimis terhadap langkah kerja Tim Kesehatan kesehatan. “Saya yakin tim ini bisa gas pol, karena pak Hakam ini orang yang luar biasa. Meski menjabat Kepala Dinas Kesehatan, beliau juga bersedia memimpin tim kesehatan ini ke depan. Pengurusnya (tim kesehatan,red) ada yang kepala Puskesmas dan juga ada yang berasal dari bidang pengabdian masyarakat Unissula, dan lainnya,” lanjutnya.

Sementara Pjs Wali Kota Semarang, Tavip Supriyanto mengapresiasi DMI Kota Semarang yang telah membentuk tim kesehatan. Ia juga turut berpesan pada segenap tim kesehatan. “Harapan kami panjenengan semua yang sudah di lantik bisa turut andil juga dalam percepatan pemutusan rantai penyebaran Covid-19 dengan mematuhi protokol kesehatan,” ujarnya.

Ia juga mewanti-wanti jangan sampe ada cluster baru di Kota Semarang. “saya harap jangan sampai ada cluster Covid 19 di pondok pesantren maupun masjid. Tentu semua jama’ah saat melakukan aktivitasnya harus tetap memakai masker dan cuci tangan” imbuhnya. (choir/arh)