Tangkal Corona #BARISANPRIMA Siap Semprot 1.750 Masjid di Jawa Tengah

by
Ketua PW Prima DMI Jawa Tengah Ahsan Fauzi

SorotNusantara.com , Semarang – Berbagai elemen masyarakat mulai bersatu bergerak melawan Corona Virus Disease atau Covid-19. Diantaranya dari netizen yang ramai menyuarakan untuk diam di rumah, ada pula aksi nyata yang bergerak dengan melakukan penyemprotan cairan disinfektan.

Tak mau ketinggalan dalam momen persatuan bangsa ini dalam melawan pandemik, Pimpinan Wilayah (PW) Perhimpunan Remaja Masjid Dewan Masjid Indonesia (PRIMA DMI) Jateng membentuk tim khusus yang dinamai #BARISANPRIMA atau relawan (Volunteer) yang secara khusus membidangi kegiatan sosial dan kemanusiaan, dalam hal ini diprioritaskan untuk menangani upaya pencegahan virus corona.

“Kita harus melakukan aksi nyata dalam mencegah dan memutus mata rantai menjalarnya wabah virus Covid-19 di wilayah Jawa Tengah,” kata Ketua Umum PW PRIMA DMI Jateng, Ahsan Fauzi usai rapat persiapan penyemprotan disinfektan masjid di SMPIT PAPB Semarang, Selasa (24/3/2020).

Ahsan menuturkan, #BARISANPRIMA dibentuk sebagai tempat konsultasi dan edukasi seputar virus corona, juga melakukan upaya-upaya preventif pencegahan virus corona dengan aksi nyata. Disebutkan diantaranya sterilisasi, dan penyemprotan disinfektan terhadap masjid-masjid yang ada di wilayah Jawa Tengah.

“Kita (PW PRIMA DMI Jateng, red) bersama PW DMI Jateng, PD DMI Kota/Kabupaten Se-Jateng menggandeng pengurus takmir masjid akan melakukan aksi sosial penyemprotan disinfektan sebanyak 1.750 masjid se-Jateng. Adapun tiap Kabupaten/Kota masing-masing 50 masjid,” ungkapnya.

Ketua Umum Remaja Islam Masjid Agung Jawa Tengah (RISMA JT) periode 2011-2013 itu menjelaskan, pihaknya saat ini tengah melakukan maping dan pendataan masjid. Setelah data fiks, pengaturan jadwal dan segera action. “Sebagai langkah awal, bersama PD DMI Kota Semarang kita akan mulai dahulu di Kota Semarang yang insyaallah kita laksanakan, Rabu (25/3/2020) besok,” terangnya

Pengurus Bidang Remaja Pelaksana Pengelola (PP) MAJT itu menegaskan, bagi Kota/Kabupaten yang sudah ada kasus positif corona dan potensi penyebaran virusnya besar akan mendapat perhatian khusus dan kouta diperbanyak, seperti Kota Semarang, Solo, Kabupaten Magelang, Kota Pekalongan dan Kabupaten Banyumas.

“Kota/Kabupaten yang sudah ada positif Corona tentu kita perbanyak. Program penyemprotan disinfektan 1.750 masjid se-jateng ini merupakan program nasional gerakan penyemprotan disinfektan 10 ribu masjid yang telah di launching oleh Ketua Umum PP DMI, M Jusuf Kalla di masjid Al Munawar Pancoran, Pasar Minggu Jakarta Selatan, Jumat (13/3/2020) kemarin,” urainya

Sekretaris Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM) Jawa Tengah itu menambahkan, untuk para volunteer tersebut berasal dari SDM dan potensi pemuda remaja masjid yang bergabung di PRIMA DMI, para generasi milenial aktivis sosial dan kemanusiaan, para pegiat lingkungan, para pelajar, mahasiswa, aktivis Korp Sukarela (KSR), dokter, tenaga paramedis dan lain aebagainya.

“Tim #BARISANPRIMA saat ini memang fokus tangani corona. Kedepan tim ini akan terus kita kembangkan untuk melakukan aksi-aksi kemanusiaan saat terjadi bencana,” tegasnya

Sementara itu, Ketua PW DMI Jateng, Drs. KH. Achmad meminta para pengurus Pimpinan Wilayah (PW) dan Pimpinan Daerah (PD) Dewan Masjid Indonesia Kabupaten/Kota untuk menyukseskan program penyemprotan disinfektan 1.750 masjid se-Jateng. Pihaknya meminta pengurus PW DMI Jateng ikut mendampingi, mengawal dan terus memonitor proses kegiatan tersebut dari awal hingga paripurna nanti.

“Saya juga meminta kepada Ketua dan Pengurus PD DMI Kota/Kabupaten ikut terjun langsung dan mendampingi saat pelaksanaan di kotanya masing-masing,” pinta Kiai yang pernah menjabat sebagai ketua Nahdlatul Ulama (NU) Jawa Tengah.

Mantan Wagub Jateng itu melanjutkan, supaya program penyemprotan disinfektan masjid di Jateng berjalan sukses dan lancar, pihaknya akanĀ  mengirim surat kepada kepala daerah dan kepala Kemenag Kabupaten/Kota se-Jateng, “Hari ini kita layangkan surat kepada Bupati/Walikota se-Jateng, supaya ada perhatian dan dukungan dari mereka,” ucapnya. (arh)