,

Sinergitas Jaga Kesehatan Korban Banjir Banjarnegara

oleh
Petugas medis PMI Banjarnegara saat memeriksa kesehatan salah seorang warga terdampak (alw)

SOROTNUSANTARA.COM , Banjarnegara – Palang Merah Indonesia (PMI) bekerja sama dengan Dinas Kesehatan (Dinkes) dan Ikatan Apoteker Indonesia (IAI) Kabupaten Banjarnegara.

Kegiatan tersebut merupakan upaya menjaga kesehatan masyarakat korban dan terdampak bencana longsor dan pergerakan tanah di Desa Bantar dan Suwidak Kecamatan Wanayasa serta Desa Kayuares dan Gumingsir Kecamatan Pagentan, Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah.

“Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari hasil asesmen Kesehatan yang dilakukan oleh PMI Banjarnegara pada masa Tanggap Darurat Bencana (TDB) kemaren. Ini (pengobatan gratis) sebagai bentuk pelayanan prima dan profesional untuk masyarakat,” kata Ketua Bidang Pelayanan Kesehatan PMI Kabupaten Banjarnegara Ahmad Setiawan dalam siaran pers kepada Sorot Nusantara, Senin (11/1/2021).

Kegiatan yang dilaksanakan selama dua hari tersebut ternyata mendapatkan perhatian dan respon yang luar biasa dari masyarakat terdampak bencana alam. Selain pengobatan gratis, tim kesehatan gabungan juga melakukan sosialisasi kesehatan, kunjungan ke hunian sementara (Huntara), sosialisasi pencegahan Covid-19, dan pembagian masker dan susu.

“Kegiatan ini merupakan wujud kepedulian dan sinergi bersama dalam bidang kesehatan untuk membantu saudara kita yang tertimpa musibah,” tuturnya.

Sementara, Ketua Pengurus Cabang (PC) IAI Banjarnegara Heny Setiyo Tur Istanto mengatakan, mayoritas masyarakat terdampak bencana alam mengeluhkan gata-gatal, pegal, linu, pusing, batuk, hipertensi dan susah tidur.

“Kondisi ini sangat mungkin lumrah terjadi mengingat masih dalam masa transisi bencana di mana badan, pikiran serta asupan makanan atau gizi kurang stabil. Untuk itu sesuai keluhan dan resep yang diberikan, kami juga sertakan vitamin agar masyarakat selalu vit dan kembali bugar,” ujarnya.

Disebutkan, sebanyak 117 pasien di Desa Suwidak dan Bantar Kecamatan Wanayasa, 125 pasien di Dusun Kweni, Desa Gumingsir dan Desa Kayuares Kecamatan Pagentan mendapatkan pelayanan dari tim medis.

Dalam kesempatan tersebut, PMI Banjarnegara juga memberikan kursi roda kepada masyarakat Dusun Kweni yang mengalami sakit stroke. Dengan adanya alat bantu tersebut diharapkan dapat meringankan aktivitas untuk bergerak dan keluar rumah.

“Kami harap sinergitas atau kerja sama dalam karya kemanusiaan dapat terus terjalin dengan baik dengan semua pihak agar masyarakat dapat terlayani dengan cepat dan tepat,” kata Ketua PMI Banjarnegara Amalia Desiana.

Menurutnya, kerja kemanusiaan dapat terwujud jika semua pihak selalu bersama sama hadir untuk masyarakat. “ini merupakan salah satu program prioritas kami di mana respon PMI harus cepat dan tepat serta profesional dan berupaya menggandeng berbagai elemen karena kita sadar tidak mungkin dapat berjalan sendiri,” pungkasnya. (alw/arh)