Satgas Citarum Rawat Bantaran Sungai Citarik Tetap Asri

by
Satgas Citarum Rawat Bantaran Sungai Citarik Tetap Asri

KAB. BANDUNG, sorotnusantara.com,- Jajaran TNI Satgas Citarum Sektor 21 Subsektor 01/Rancaekek laksanakan giat patroli sungai dan membersihkan bantaran Sungai Citarik wilayah RW 01, Desa Sangiang, Kecamatan Rancaekek, Kabupaten Bandung, Selasa (12/2/2019).

Rumput dan tanaman liar yang sudah meninggi di area bantaran Sungai Citarik sekitar Rt 04 Rw 01, seusai apel pagi langsung dipangkas dan dirapihkan anggota satgas dibantu oleh warga pelopor kebersihan sebanyak dua orang.

“Kegiatan kami selepas apel hari ini, dibagi menjadi dua kelompok, sebagian membersihkan aliran sungai dan bantaran, serta lainnya melaksanakan patroli sungai sambil mengecek IPAL pabrik,” kata Dansektor 21 Satgas Citarum Harum Kolonel Inf Yusep Sudrajat melalui Dansubsektor 21-01/Rancaekek, Serka Nurwan A, saat memberikan keterangannya kepada wartawan.

Rumput dan tanaman liar yang kita bersihkan, terang Serka Nurwan, kita kumpulkan dan dibuang ke TPS.

Kondisi bantaran Sungai Citarik di wilayah Desa Sangiang Rt 04 Rw 01, Kecamatan Rancaekek, Kabupaten Bandung, sebelum dibersihkan, Selasa (12/2/2019).
Kondisi bantaran Sungai Citarik di wilayah Desa Sangiang Rt 04 Rw 01, Kecamatan Rancaekek, Kabupaten Bandung, sebelum dibersihkan, Selasa (12/2/2019).

Saat ditanya oleh wartawan apakah lokasi bantaran sungai yang dibersihkan tersebut sering ditemukan sampah yang dibuang oleh oknum warga, dijawab oleh Nurwan, “Sejauh ini tidak ada. Sudah ada kesadaran dari warga masyarakat disini untuk tidak membuang sampah sembarangan. Di Desa Sangiang ini juga kita sudah bangun bak sampah, selain komunikasi sosial yang rutin kita laksanakan kepada warga,” terangnya.

“Bantaran sungai juga ikut kita bersihkan agar terlihat bersih, rapih dan asri. Sayang jika dikotori,” ujar Serka Nurwan.

Menurutnya, kegiatan pembersihan aliran sungai dan bantaran di wilayah Subsektor Rancaekek dilakukan secara berurutan. “Jika sudah beres disini, kita akan bergeser ke daerah lainnya, dan berikutnya kembali lagi kesini. Apalagi sekarang sudah musim hujan, rumput dan tanaman liar cepat bertumbuh,” terang Serka Nurwan lagi.

Selain melaksanakan tugas rutin menjaga kebersihan daerah aliran sungai dari sampah, jajaran Satgas di Rancaekek memiliki tugas lainnya, yakni mengecek saluran pembuangan limbah dan IPAL industri.

“Sesuai instruksi dari Dansektor 21, kita memiliki tanggung jawab mengecek industri yang berpotensi membuang limbah ke aliran sungai. Sesuai parameter tambahan yang ditetapkan, yakni limbah akhir berwarna bening dan ada bak berisi ikan mas atau koi di outlet pembuangan, sebagai indikator hasil olahan limbah yang dibuang ke sungai tidak membahayakan ekosistem,” urainya.

“Hari ini kita melaksanakan pengecekan ke PT Jatayutex. Hasilnya, kondisi limbah akhir berwarna bening. Semoga saja pabrik-pabrik disini konsisten,” harap Dansubsektor Rancaekek ini. [St]

Kondisi limbah akhir Jatayutex saat dilakukan pengecekan oleh jajaran Satgas Citarum Sektor 21 Subsektor 01/Rancaekek, Selasa (12/2/2019), tampak bening.
Kondisi limbah akhir Jatayutex saat dilakukan pengecekan di outlet IPAL oleh jajaran Satgas Citarum Sektor 21 Subsektor 01/Rancaekek, Selasa (12/2/2019), tampak bening.