Satgas Citarum Lokalisir Pembuangan Limbah PT Papyrus Sakti

by -319 views
Satgas Citarum Lokalisir Pembuangan Limbah PT Papyrus Sakti

KAB. BANDUNG,- Perusahaan pengolahan kertas PT Papyrus Sakti, Jl. Raya Banjaran, Kabupaten Bandung, lubang pembuangan limbahnya dilokalisir oleh jajaran Satgas Citarum Sektor 21, Rabu (2/12/2018).

Dijelaskan kepada wartawan oleh Dansektor 21 Satgas Citarum Kolonel Inf Yusep Sudrajat melalui Pasiminlog Posko Sektor 21, Letda Inf Saniyo, “Kita temukan limbah yang dibuang ke aliran sungai dalam kondisi tidak diolah dengan baik dari PT Papyrus, bisa kita lihat warnanya keruh,” kata Saniyo bersama jajaran Subsektor 21-07/Cisangkuy.

“Langkah-langkah yang kami laksanakan adalah melakukan penutupan lubang saluran pembuangan limbahnya untuk meminimalisir pencemaran di Sungai Cusangkuy ini,” jelasnya.

Lebih lanjut dikatakan oleh Saniyo, “Penemuannya pagi ini sekitar pukul 10.00 WIB. setelah anggota melakukan penelurusan dan penyisiran di sepanjang sungai. Dan ternyata menemukan PT Papyrus ini tidak mengolah limbahnya dengan optimal. Alasan yang disampaikan pihak perusahaan kepada kami, karena ini awal dari produksi setelah libur,” ungkapnya.

Menanggapi penutupan saluran pembuangan limbah perusahaannya oleh Satgas, perwakilan PT Papyrus Sakti, H Bunyamin, menyatakan kaget dan tidak menyangka bakal terjadi. “Ini kondisi pertama kali selama bertahun-tahun kita berada disini. Saat ini merupakan kesempatan bagi kami untuk mencari penyebab masalah hasil olahan limbah tidak maksimal, namun setelah kami telusuri, dari yang bekerja di sistem itu tidak masalah. Kemungkinan karena baru stop dua hari, ada air keluar mendadak di qualifier yang mendorong kotoran mengambang ke atas. Padahal kami sudah maksimalkan sirkulasinya. Jadi sekarang alirannya kami stop dulu dan produksi kita stop, kita coba perbaiki dan maksimalkan dan penarikan lumpur-lumpur di qualifier ke bak pengolah lumpur agar terpadatkan. Insyaallah ini tidak akan terulang,” jelas Bunyamin.

“Kejadian ini menjadi pelajaran berharga buat kami,” pungkasnya. [St]