Satgas Citarum, Diantara Sampah Dan Lalat

by
Satgas Citarum, Diantara Sampah Dan Lalat
Jajaran Satgas Citarum Sektor 21 Subsektor 05/Cikapundung bersama dengan warga mambersihkan sampah disekitar bantaran Desa Citeureup Rt 03 Rw 15, Kecamatan Dayeuhkolot, Kabupaten Bandung bertajuk Bergerak Bersama Bersihkan Sampah, Sabtu (22/12/2018).

BANDUNG,- Perjuangan jajaran TNI Kodam III/Siliwangi yang tergabung dalam Satgas Citarum untuk memerangi sampah di daerah aliran sungai, patut di apresiasi dan diacungi jempol.

Betapa tidak, prajurit Siliwangi yang piawai mengangkat senjata untuk menjaga pertahanan dan kedaulatan bangsa dan negara, kini pun sigap mengangkat pacul dan arit, demi mengembalikan kejayaan Sungai Citarum sebagai sungai kebanggaan warga masyarakat Jawa Barat.

Semenjak terjun untuk merevitalisasi aliran sungai terpanjang di Jawa Barat pada sekitar bulan Februari 2018 tersebut, sudah lebih dari 90 persen sampah permukaan sungai berhasil diangkat di DAS Citarum.

“Tantangan terbesar yang dihadapi adalah merubah perilaku dan mindset warga masyarakat untuk mencintai lingkungan dan tidak lagi membuang sampah ke daerah aliran sungai,” sebut Dansektor 21 Kolonel Inf Yusep Sudrajat saat pertamakali diwawancarai oleh sorotindonesia.com pada bulan April 2018 lalu.

Kini, program yang dicanangkan pertamakali oleh Pangdam Siliwangi kala itu yang sekarang menjabat Sesjen Wantannas, Letjen TNI Doni Monardo, perubahan sudah mulai tercipta diseluruh Sektor. Sudah ada kemajuan di mindset masyarakat, yang sudah jarang ditemukan membuang sampah rumah tangga ke sungai. Namun demikian, dibeberapa titik lokasi tertentu masih ditemukan sampah menumpuk di sekitar bantaran sungai.

Menanggapi itu, Dansektor 21 pun menjawab, “Artinya, belum semua warga yang tersentuh oleh sosialisasi Citarum Harum. Persoalan lainnya, di wilayah tertentu dilingkup RW ataupun desa masih belum tersedia tempat pembuangan sampah. Sehingga masih ada oknum warga yang curi-curi kesempatan membuang sampahnya ke tanah-tanah kosong dibantaran sungai,” ungkap Dansektor yang bertanggungjawab menata ekosistem di anak, cucu dan cicit Sungai Citarum di sebagian wilayah Kabupaten Bandung, Kabupaten Sumedang dan Kota Cimahi ini.

Seperti halnya di Sektor 21 Subsektor 05/Cikapundung, jajaran Satgas yang dipimpin oleh Dansubsektor Serka Akhmad Zainudin, melaksanakan pembersihan sampah yang menumpuk disekitar pemukiman warga. Tepatnya di Desa Citeureup Rt 03 Rw 15, Kecamatan Dayeuhkolot, Kabupaten Bandung.

“Sampah ini dibuang kesini oleh oknum warga sedikit demi sedikit yang akhirnya menjadi banyak di lahan milik warga, Pak Wawan,” ujar Serka Akhmad.

“Ya, ini yang buang sembunyi-sembunyi,” kata Warto, ketua Rt setempat. Indikasinya warga yang membuang ada yang menggunakan sepeda motor sambil lewat.

“Selain sampah yang menumpuk, menimbulkan bau, juga jadi banyak lalat yang berkeliaran,” keluh Warto.

Setelah melalui koordinasi antara Satgas dengan pengurus wilayah setempat, akhirnya diputuskan untuk melaksanakan karya bakti ditempat tersebut yang diberi tema Gerak Bersama Bersihkan Sampah bertajuk Sabtu Gembira, Sabtu (22/12/2018).

“Alhamdulillah, kami bersama warga melaksanakan karya bakti dengan perasaan gembira. Pekerjaan yang semula terasa berat, bisa diselesaikan dengan baik,” kata Serka Akhmad.

Warga pun mengaku senang dengan kegiatan itu. “Sampah hilang, lalat pun berkurang,” ujar seorang warga.

Seusai kegiatan, anggota maung Siliwangi di jajaran Subsektor 21-05/Cikapundung didampingi Ketua Rt 03 Warto, Ketua Rw 15 Nana, berharap warga di sekitaran Desa Citeureup khususnya Rw 15 agar tidak membuang sampah organik atau non organik sembarangan, tetapi membuangnya ke bak pembuangan sampah/TPS yang telah tersedia.

Warga setempat, Pak Yusup, Pak Toad dan Pak Imat mengungkapkan kebanggaannya atas koordinasi yang berjalan dengan baik antara jajaran Satgas Citarum dan warga. “Kami berterimakash kepada Satgas Citarum Harum dan mendukung kegiatan Citarum Harum, semoga program Satgas Citarum Harum berjalan lancar dan sukses,” ungkapnya. [St]