Saluran Drainase Sansan Saudaratex Dicor Satgas Citarum

by
Saluran Drainase Sansan Saudaratex Dicor Satgas Citarum

CIMAHI, sorotnusantara.com,- Saluran drainase PT Sansan Saudaratex, Jl. Cibaligo, Kota Cimahi, yang menuju aliran sungai dilokalisir dengan cara dicor oleh jajaran Satgas Citarum Sektor 21 Subsektor 13/Cimahi, Kamis (11/7/2029).

“Pengecoran ini dilakukan karena pada saluran drainase perusahaan tersebut kedapatan oleh patroli jajaran Satgas sekitar pukul 09.50 Wib mengeluarkan cairan berwarna merah bata, keruh, dan dalam kondisi hangat,” kata Dansubsektor 21-13/Cimahi Serda Ahmad saat memberikan keterangannya kepada awak media.

“Temuan ini langsung kami laporkan kepada Dansektor 21 Kolonel Yusep, dan mendapat perintah untuk segera dilokalisir,” ungkapnya.

Selain berwarna dan hangat, ungkap Serda Ahmad, kondisi pH air saat diukur senilai 12, dan itu diatas ambang baku mutu yang dipersyaratkan untuk bisa dibuang ke aliran sungai.

“Limbah ini dibuang melalui saluran drainase, di saluran pembuangan limbah kondisi air yang dibuang berwarna bening,” ujar Ahmad sambil menunjukan hasil temuannya.

Proses lokalisir itu sendiri lumayan memakan waktu hingga hampir dua jam, karena akses menuju lubang pembuangan cukup berat. Namun satgas dibantu warga dapat menyelesaikannya lokalisir itu hingga beres.

Menanggapi itu, manajemen PT Sansan Saudaratex melalui Rohandi, departemen boiler, menjelaskan, “Tadi pagi ada kejadian, pompa yang untuk menarik limbah dari blowdown boiler ke pengolahan ada kerusakan, sehingga meluap ke permukaan. Saat mengetahui itu kamipun lupa untuk melaporkan ke satgas. Air yang terbuang itu air blowdown dengan air sirkulasi di pipa-pipa boiler,” terang Rohandi.

“Kita sudah komitmen, kendala sekecil apapun untuk berkoordinasi, mudah-mudahan kejadian ini menjadi titik tolak untuk lebih baik lagi,” ucapnya.

Ditanya perbaikan sistem yang akan dilakukan agar kejadian serupa tak terulang, dijawab oleh Rohandi, “Yang tadi kita lakukan sebetulnya ketika pompa rusak, kita langsung perbaiki, jadi tadi juga langsung selesai. Kedepannya, tadi juga kita sudah meeting, untuk selanjutnya kita akan membuat sistem instalasi yang lebih baik dari sekarang dan akan disiapkan pompa cadangan,” ungkapnya.

Ditekankan oleh Ave, penanggungjawab IPAL, bahwa pihaknya berupaya untuk tetap komitmen mengelola limbah secara optimal. “Ya, kejadian hari ini dari kerusakan pompa sistem boiler, semoga kedepannya tidak terulang, karena manajemen sudah komitmen dan menginvestasikan cukup besar untuk pembangunan IPAL yang rencananya akhir bulan ini akan diresmikan,” pungkasnya.[St]