,

Respon Cepat BANKOM, Bersihkan Jalan dan Pemukiman Akibat Banjir

oleh
Bankom Polrestabes Semarang membersihkan jalan berlumpur akibat banjir

SorotNusantara.com , Semarang – Hujan deras berdurasi sekitar 3 jam mengguyur Kota Semarang kemarin membuat aliran anak sungai (biasa disebut Kali Tuk oleh warga Sampangan,red) yang bermuara di sungai Banjir Kanal Barat (BKB) tak sanggup menampung debit air.

Bahkan, ketinggian air sudah mencapai ambang batas maksimal saat hujan masih rintik-rintik lantaran kiriman air dari daerah atas.

Akibatnya, air meluap ke badan jalan dan membanjiri pemukiman warga. Luapan air membawa lumpur dan sampah yang membahayakan pengguna jalan segera dibersihkan oleh Bantuan Komunikasi (Bankom) Polrestabes Semarang.

Maryono yang berjualan Nasi Kucing di sebelah jembatan area Kali Tuk mengaku senang atas respon cepat tersebut, “Terima kasih buat semua yang sudah membersihkan akses jalan ini sehingga sudah tidak ada lagi lumpur sisa luapan banjir yang lumayan tebal,” katanya, Minggu (12/4/2020).

Sementara Sekretaris Bankom Polrestabes Semarang Abdur Rohman mengatakan, banjir tersebut kemungkinan terjadi saat timnya melakukan penyemprotan disinfektan di daerah Wonolopo Mijen. Karena kondisi hujan deras, ia bersama timnya langsung konfirmasi kepada pemohon untuk dijadwalkan ulang

“SAR BANKOM baru pulang penyemprotan disinfektan di wilayah Wonolopo Mijen, kegiatan berhenti karena hujan deras, seharusnya masih ada 3 titik lagi yaitu di Wonosari ada 2 RW dan Wilayah Tugu,” kata Abdur Rohman.

Kemudian SAR pulang, lanjutnya, saat di perjalanan ada laporan masuk mengabarkan terjadi banjir di wilayah sungai sebelah SMP N 13 Sampangan. Respon kedaruratan, pihaknya langsung menuju lokasi sembari berkoordinasi dengan Bhabinsa untuk menyemprot jalan.

“Kita langsung lakukan penyemprotan lumpur di jalan, biar aman terlebih dahulu sambil menunggu PMK (pemadam kebakaran) yang sudah dikoordinasikan sebelumnya,” ungkapnya.

Akan tetapi, sebelum melakukan pembersihan Jalan Tengger untuk menyemprot pemukiman warga yang kebetulan di situ ada juga rumah anggota Bankom yang terkena banjir, ia harus membagi tim terlebih dahulu karena ada warga yang meminta bantuan.

“Sampai di perempatan Sampangan dihentikan warga karena KWH Indomart sekitar situ terbakar mengeluarkan api,” bebernya.

Oleh karena itu, sebagian timnya bersama dengan petugas pemadam kebakaran segera mengkondisikan konsleting tersebut.

Oman, sapaannya melanjutkan, setelah berhasil memadamkan, pihaknya bersama Indonesia Ecorsing Ambulance (IEA) Semarang dan pemadam kebakaran segera melanjutkan perjalanan ke lokasi yang dimaksud. (arh)