Rekam Perkembangan Kampus, Susun Biografi UIN Walisongo

oleh

SOROTNUSANTARA.COM , Semarang – Perguruan tinggi dinilai sebagai salah satu komponen sumber daya dengan investasi terbesar dan strategis dalam mendukung pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, serta peningkatan mutu.

Selain itu, saat ini perkembangan infrastruktur dan sarana prasarana (sarpras) juga harus ditingkatkan. Hal inilah yang dilakukan Universitas Islam Negeri (UIN) Walisongo yang mengalami peningkatan luar biasa berkat Project Implementing Unit Islamic Development Bank (IsDB).

“UIN Walisongo saat ini mengalami peningkatan luar biasa di lihat dari sarana prasarananya, kualitas sumberdaya manusianya, penjaminan mutunya, peningkatan jumlah mahasiswanya, peningkatan reputasinya, dan peningkatan kerjasamanya, hal ini terbukti dan terdata secara valid,” kata Ketua PIU IsDB UIN Walisongo Prof Dr H Musahadi dalam sambutannya pada finalisasi penyusunan buku biografi project 4 in 1 di hotel Gria Persada, Bandungan, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah, Jumat (6/11/2020).

Ia mengungkapkan, perjuangan pengajuan proyek IsDB butuh waktu bertahun-tahun. “Jatuh bangun pengegolan project IsDB ini butuh perjuangan sangat luar biasa, diinisiasi pertama kali oleh rektor Prof Dr H Ahmad Qadri Abdillah Azizy, MA PhD (Alm) pada tahun 2001 kemudian proses dilanjutkan oleh rektor Prof Dr H Abdul Djamil, dan terlaksana pada masa rektor Prof Dr H Muhibbin hingga saat ini,” terangnya.

Karena itu dia pun mendorong supaya perjalanan project yang begitu panjang dan dramatis ini agar terbukukan secara rapi dan baik, oleh karenanya inisiasi penyusunan buku biografi ini dilakukan, supaya ada kenangan yang bisa disajikan kepada masyarakat dan teman-teman universitas lain yang saat ini sedang mengajukan project tersebut.

“Dalam penyusunan buku biografi ini di utamakan gambar-gambar gedung, gambar-gambar kegiatan peningkatan sumberdaya manusia serta didukung data yang valid sehingga menghasilkan karya yang bisa dinikmati dan dipahami,” pungkasnya.

Sementara Wakil Rektor 1 Dr H Mukhsin Jamil yang membuka kegiatan tersebut menyatakan apresiasinya. “Kami atas nama pimpinan mengucapkan terima kasih atas kontribusi proyek IsDB ini. Kami sangat bangga proyek IsDB ini bisa berjalan dengan baik dan sukses, maka penting sekali untuk mengabadikannya dalam penerbitan buku biografi,” ujarnya

Terkait peningkatan infrastruktur dan sarana prasarana di UIN Walisongo, Mukhsin menganggap perlu ada pengelolaan serta pemeliharan yang baik. “Kami para pimpinan Sering berdiskusi langkah tepat pasca proyek ini dan dalam hal ini pimpinan sudah ada skema baik untuk pengelolaan dan pemeliharaannya,” terangnya.

“Kami atas nama pimpinan terus berharap adanya usulan ide-ide baru dari para senior sehingga kedepan UIN Walisongo semakin baik,” tutupnya. (arh)