,

Rakor GP Ansor Palangka Raya, Dari Minta Kaji Ulang RUU HIP Sampai Tegaskan Tertib Organisasi

oleh
Ketua PC GP Ansor Palangka Raya [ansorpalangkaraya.doc]

SorotNusantara.com , Palangka Raya – Rancangan undang-undang (RUU) Haluan Ideologi Pancasila (HIP) yang sedang dibahas DPR RI menuai pro-kontra. Bagi sebagian, RUU HIP dinilai menguatkan ideologi Pancasila, namun bagi sebagian yang lain tidak demikian. Karena itu muncul desakan dari berbagai pihak untuk mengkaji ulang adanya RUU HIP.

Hal itu juga mendapat perhatian dari Pimpinan Cabang (PC) Gerakan Pemuda Ansor (GP Ansor) Kota Palangka Raya dalam rapat koordinasi dan konsolidasi pengurus PC GP Ansor Palangkaraya baru-baru ini di sekretariat PC GP Ansor Palangkaraya jalan Adonis Samad, Kota Palangka Raya, Kalimantan Tengah

“Kami meminta DPR untuk berpikir matang terkait rencana pembahasan Rancangan Undang-Undang (RUU) Haluan Ideologi Pancasila (HIP),” kata Ketua PC GP Ansor Palangka Raya, Ahmad Nur Slamet pada Sorot Nusantara, Jum’at (19/6/2020).

Rapat yang digelar secara terbatas pada pengurus tersebut menegaskan apa yang telah disampaikan oleh Ketua Umum Pimpinan Pusat (PP) GP Ansor, H Yaqut Cholil Qaumas.

“Karena kami menilai, draf RUU HIP yang dibuat oleh Badan Legislasi DPR tersebut masih memerlukan banyak pendalaman, dialog, dan masukan dari berbagai kalangan,” tuturnya.

Disiplin Organisasi
Selain itu, rakor juga membahas perihal kedisiplinan para pengurus PC GP Ansor Palangka Raya dalam khidmatnya terhadap organisasi. Karena itu, GP Ansor Palangka Raya mengambil tindak nyata untuk kinerja organisasi yang lebih baik.

“Ada beberapa poin yang kita sepakati yaitu, pengurus yang tidak aktif akan kita surati, rapat koordinasi akan kita adakan setiap bulan, dan untuk anggota Banser akan kita lakukan pendisiplinan anggota agar lebih disiplin dalam melaksanakan tugas sesuai dengan PD/PRT,” tegasnya.

Disebutnya, untuk program kerja usaha mandiri Ansor Palangka Raya akan menitik beratkan kontribusi para kader untuk pemasukan kas keuangan. Karena, menurut Slamet, kegiatan GP Ansor tidak hanya mengandalkan pemasukan donasi dari para donatur.

“Selama ini kita punya usaha mandiri seperti pengisian galon isi ulang, dan pengelolaan lahan parkir yang dikelola kader kita. Selain itu juga ada para donatur yang setiap bulannya berkontribusi menyumbang,” jelasnya.

Tak hanya itu, dia juga menyebut Ansor Palangka Raya tengah menggerakkan program terbarunya, yakni Koin Peduli Ansor-Banser yang mulai dijalankan pada bulan Juli mendatang.

“Program Koin Peduli Ansor-Banser ini adalah kepedulian pengurus kepada Ansor, nantinya sebuah celengan akan kita bagikan kepada pengurus, dan akan dibuka saat Rakor bulanan nanti,” pungkasnya. (Anas/arh)