Program WASH Dorong Masyarakat Sirukem Hidup Sehat

by
Palang Merah Indonesia (PMI) dan Korean Red Cross Gyeonam Chapter saat melaksanakan bakti sosial dalam program WASH di Desa Sirukem. (ft.doc)

SOROTNUSANTARA.COM , BANJARNEGARA – Pendidikan dinyatakan sebagai usaha membentuk generasi yang lebih baik. Palang Merah Indonesia (PMI) dan Korean Red Cross Gyeonam Chapter dalam programnya melakukan edukasi kepada masyarakat Desa Sirukem, Kecamatan Kalibening, Kabupaten Banjarnegara. Untuk melestarikan pola hidup bersih dan sehat, edukasi dilakukan pula pada siswa SD.

Selain itu, pengadaan air bersih, pembangunan fasilitas cuci tangan dan sanitasi dilakukan dengan cara bergotong-royong. Selama empat hari, sejumlah 24 orang relawan asal Korea dan puluhan Relawan PMI Kabupaten Banjarnegara bahu membahu dan bermasyarakat di desa tersebut.

Koordinator Project sekaligus staff Korean Red Cross Gyeonam Chapter Mr. Kim Pan Sub, berharap kegiatan tersebut dapat bermanfaat bagi masyarakat. Lebih dari itu, kesan mendalam sebagai sesama umat manusia yang menuntun untuk saling membantu tanpa memandang perbedaan yang ada.

“Kami berharap apa yang dilakukan di Sirukem dapat bermanfaat dan akan dikenang oleh masyarakat sekitar. Walau singkat namun kami sangat senang dan bergembira bekerja bersama PMI dan masyarakat” ujarnya, Senin (8/7/2019).

Desa Sirukem sejatinya memang menjadi desa pilot project program WASH (Water Sanitation and Hygiene) PMI sehingga program yang dilakukan terukur melalui mekanisme yang telah diatur sedemikian rupa, mulai dari sosialisasi yang secara langsung berfungsi sebagai penyuluhan, pendidikan, dan penyadaran masyarakat tentang pentingnya kebersihan sampai dalam bentuk bantuan fisik.

Palang Merah Indonesia (PMI) dan Korean Red Cross Gyeonam Chapter saat melaksanakan bakti sosial dalam program WASH di Desa Sirukem. (ft.doc)

 

Berada di tengah masyarakat pedesaan, Kim mengaku terkesan atas keramahan warga. “Kami sangat terkesan dengan sambutan oleh masyarakat desa sirukem dan sekitarnya” ungkapnya.

Kepala Desa Sirukem, Rofik Afifudin mengucapkan terima kasihnya atas kepedulian PMI dan Korean Red Cross yang telah melakukan banyak hal bermanfaat bagi warga desanya. Ia menilai hal tersebut sebagai sesuatu yang baru dan belum pernah ada sebelumnya.

“Ini menjadi sejarah baru bahwa orang Korea telah membangun Desa Sirukem. Masyarakat sangat terharu dan sangat berterima kasih atas segala sumbangsih yang diberikan untuk memajukan Desa Sirukem” ucapnya. “Semoga apa yang telah didonasikan dan diberikan kepada kami warga Sirukem dapat bermanfaat, karena masalah sanitasi dan air bersih memang menjadi kendala serius di wilayahnya,” harapnya.

Sementara Ketua PMI Kabupaten Banjarnegara Setiawan berharap masyarakat mampu menjaga serta merawat fasilitas yang telah dibangun oleh Korean Red Cross Gyeonam Chapter. “Partisipasi masyarakat diperlukan dalam merawat, menjaga dan mengamalkan apa yang sudah diajarkan oleh kawan kawan dari Korean Red Cross” harapnya. (lw/arh)