Sekilas Pandang Posko Sektor 21 Satgas Citarum Harum Di Cipageran Kota Cimahi

oleh
Selamat Datang Di Posko Sektor 21 Satgas Citarum Harum

CIMAHI, sorotnusantara.com,- Posko Sektor 21 Satgas Citarum di Kampung Cimenteng, Kelurahan Cipageran, Kecamatan Cimahi Utara, Kota Cimahi, saat ini telah rampung dibangun.

Bangunan baru posko yang berada di lokasi pembibitan pohon tersebut, tampak asri dan sudah dilengkapi dengan fasilitas Mushola, MCK, dapur dan barak prajurit.

Uniknya, beberapa bangunan dinamai menggunakan bahasa daerah. Antara lain Tajug untuk mushola, dan pacilingan untuk MCK. Bangunan Posko itu sendiri rata-rata kondisinya semi permanen menggunakan dinding bilik dan bambu. Kecuali bangunan mushola yang sedari awal sudah terbangun permanen.

“Ya, Posko dan fasilitas untuk anggota sudah rampung dan sekarang sudah mulai digunakan,” kata Dansektor 21 Satgas Citarum Kolonel Inf Yusep Sudrajat, Selasa (14/4/2020).

Masuk ke area Posko Sektor 21 selepas dari gerbang utama Taman Kehati (Keanekaragaman Hayati), akan disambut oleh hamparan ribuan bata paving blok yang disusun rapi, untuk keperluan tempat parkir dan kegunaan lainnya.

Kemudian mata kita akan tertumbuk pada gapura bambu yang bertuliskan Wilujeng Sumping di Posko Sektor 21 Satgas Citarum Harum. Sebelah kanan gapura ada barisan anak tangga untuk menuju ke lokasi penyemaian dan pembibitan pohon juga rumah bambu yang merupakan ikon serta aula serbaguna.

Berjalan mendekati gapura selamat datang di Posko, siapapun yang baru pertamakali berkunjung kesini pasti akan tertarik melihat bagian sebelah kanan gapura yang terdapat dinding penahan tanah. Hal menariknya adalah di sepanjang dinding itu terpampang gambar foto yang ukurannya cukup besar. Gambar foto yang disusun memanjang mengikuti luasan dinding penahan tanah tersebut, adalah representasi cerita dari awal pencanangan Citarum Harum oleh Presiden RI Joko Widodo saat kunjungannya ke Kertasari, serta kegiatan para pejabat negara dan pejabat daerah di DAS Citarum, termasuk gambar rangkaian kegiatan Sektor 21 Satgas Citarum.

Kemudian mengamati bangunan posko dari mulai belakang, tampak barak yang ditempati oleh personil prajurit yang bertugas di pembibitan pohon. Didalamnya terdapat tempat tidur unik yang jumlahnya kurang lebih 20, tempat tidur ini bukan lazimnya menggunakan ranjang, tetapi seni memanfaatkan kayu kas yang sudah dicat dan dimodifikasi sedemikian rupa sebagai alasnya kasur busa, kayu kas ini biasanya dipakai untuk bongkar muat barang di gudang-gudang distribusi atau pabrik.

Selanjutnya adalah fasilitas MCK, meski kondisinya semi permanen, tetapi sedikit kejutan didalamnya menggunakan perlengkapan yang cukup modern. Ada 5 rest room dan juga ada sekitar 6 urinoir yang dilengkapi dengan satu wastafel.

Berjalan kedepannya, kita akan bertemu dengan ruang presentasi dan rapat yang berbagi dengan ruang aktifitas personel bagian adminitrasi, logistik dan operasi.

Sedangkan bangunan paling depan, melewati ruang dapur, adalah tajug atau mushola. Fasilitas ruang dan karpet interior mushola disini cukup nyaman untuk pelaksanaan ibadah sholat.

“Secara simultan kita juga sudah membenahi lahan penyemaian dan pemeliharaan bibit pohon,” ucap Dansektor 21.

Namun untuk kondisi saat ini, pengunjung ke area Posko dan pembibitan pohon Sektor 21 yang awalnya cukup ramai, kini sedang dibatasi hingga keadaan status darurat pandemi Covid-19 di tanah air dinyatakan selesai.

“Agenda yang sudah dirancang sebelumnya dengan melibatkan masyarakat dan stakeholder terkait, ditunda lantaran saat ini kita sedang menghadapi pandemi Covid-19. Kita harus patuhi untuk melaksanakan protokol kesehatan seperti social dan physical distancing,” ucap Kolonel Inf Yusep Sudrajat.

Namun demikian, agenda kegiatan Citarum Harum di Sektor 21 tetap dilaksanakan sesuai dengan renaksi.

[St]