Posko Peduli Kasih Ansor Semarang Siapkan 9 Posko dan Siagakan 500 Anggota Banser

by
SAMBUTAN : Ketua GP Ansor Kota Semarang, Rahul Saiful Bahri menyampaikan sambutan saat pembukan posko "Peduli Kasih" yang digagas oleh Ansor-Banser bersama Gereja Kristen Indonesia (GKI) Semarang di Taman Kendalisodo, Jalan Sultan Agung Semarang, Kamis (30/1) malam.

SOROTNUSANTARA.COM , SEMARANG – Mudik sebagai tradisi tahunan menyita perhatian semua kalangan. Bagi Gerakan Pemuda (GP) Ansor-Banser para pemudik harus disambut dengan baik. Karenanya di tahun ini GP Ansor Kota Semarang menyiapkan 9 posko dan menyiagakan 500 anggota Banser. Hal yang menarik di tahun ini, satu di antara sembilan posko didirikan besama Gereja Kristen Indonesia (GKI) Semarang.

“Kita semua mengetahui salah satu keberuntungan terbesar di dunia ini ialah saat seseorang mampu memberikan manfaat dan saling membantu kepada sesama manusia. Ini merupakan salah satu bentuk pengabdian dalam artian yang sesungguhnya,” kata Ketua GP Ansor Semarang, Rahul Saiful Bahri seusai pembukaan, Kamis (31/5/2019) malam.

Menurutnya, secara umum pendirian posko mudik lebaran 2019 kali ini merupakan salah satu bentuk pengabdian Ansor-Banser Kota Semarang kepada Indonesia yang secara rutin diadakan setiap tahun. “Pendirian posko mudik ini maksudnya untuk ikut serta membantu pemerintah dalam menciptakan kelancaran arus mudik supaya aman dan lancar,” ujarnya.

Rahul berharap, arus mudik maupun arus balik pada lebaran 2019 kali ini berjalan lancar dan semakin baik dari tahun tahun sebelumnya. Diakhir paparan, dia menyatakan apresiasi kepada jajaran GKI Kota Semarang lantaran pada kesempatan itu terdapat salah satu posko dikelola bersama dengan GKI Kota Semarang.

“Posko yang terakhir ini terbilang istimewa. Sebab, baru kali ini Ansor bekerja sama dengan GKI Semarang mendirikan posko bersama,” imbuhnya.

Sembilan posko yang ada dijelaskan Kepala Satuan Koordinasi Cabang Banser Kota Semarang, M Noor Faiz, dibagi di wilayah Kecamatan Tugu, dan Semarang Barat yang merupakan posko induk. Kemudian posko di wilayah Semarang Utara, Gayamsari. Kemudian, posko di wilayah Semarang Timur, 2 posko di Genuk, Jalan Wolter Monginsidi, posko di wilayah Pedurungan, dan di depan Taman Kendalisodo, Jalan Sultan Agung, Kecamatan Candisari.

“Kami siagakan 500-anggota Banser untuk nge-pam di posko-posko tersebut. Prinsipnya kami satu komando dengan pimpinan GP Ansor Kota Semarang,” ujar Sang Komandan Banser.

Salah satu imam GKI Kota Semarang, Pendeta Rahmat Paskah Raja Guk guk merasa bersyukur dapat ikut berbagi dalam pelayanan kemanusiaan pada momen mudik kali ini bersama Ansor-Banser Kota Semarang.

“Pendirian posko mudik bersama “Peduli Kasih” ini murni bentuk pelayanan terhadap kemanusiaan. Bagi kami, mudik lebaran merupakan tradisi bagi masyarakat Indonesia,” terangnya. (arh)