PMI Bantu Wastafel Portabel dan Paket PHBS untuk Pesantren

oleh
Sekjen PMI Sudirman Said saat menyerahkan bantuan (ist)

SOROTNUSANTARA.COM , Batang – Pondok pesantren menjadi salah satu perhatian serius untuk mengurangi dampak penyebaran Covid-19. Hal ini menyusul adanya klaster penyebaran Covid-19 di sejumlah pesantren.

Menyikapi hal itu, Palang Merah Indonesia (PMI) masih terus menggencarkan pengurangan risiko Covid-19 dengan melakukan penyemprotan desinfektan, sosialisasi penggunaan masker dan kampanye cuci tangan di seluruh Indonesia.

Sekretaris Jendral (Sekjen) PMI Pusat Sudirman Said mengungkapkan, ribuan relawan PMI masih ditugaskan melakukan penyemprotan dan kampanye kesehatan di semua wilayah. “PMI masih konsisten melakukan giat pencegahan Covid-19 dengan melakukan edukasi dan penyemprotan secara rutin di wilayah rawan dan berpotensi penyebaran covid,” kata Sudirman saat mengunjungi Pondok Pesantren Tazakka di Kabupaten Batang, Jawa Tengah, Jumat (23/10/2020) sore.

Sudirman bersama Ketua PMI Jateng Imam Triyanto dan Sekretaris PMI Kabupaten Batang Kusnadi melakukan koordinasi dan diskusi dengan pimpinan Pesantren, KH. Anang Rikza Masyhadi dan KH. M Bisri, beserta para pengajar di ponpes yang mendidik lebih dari 600 santri ini.

“Kami menyumbangkan 4 unit alat cuci tangan ke Ponpes Tazakka sebagai simbolis agar dapat diikuti oleh donatur lain. Selain itu, Pondok ini terdapat banyak anak-anak, sehingga akan menjadi baik jika bersih dan sehat dapat dijadikan budaya,” ujarnya.

Ustadz Anang, sapaan KH. Anang Rikza Masyhadi mewakili Pesantren Tazakka mengungkapkan rasa terima kasih atas perhatian PMI. “Kami berterima kasih kepada PMI atas bantuan yang diberikan. Ini menunjukkan kerja sama yang baik dalam mengedukasi masyarakat tentang budaya hidup bersih,” tuturnya.

Sementara, Ketua PMI Jateng Imam Triyanto mengatakan, upaya pencegahan Covid-19 harus dilakukan dengan kesadaran dan saling mengingatkan pentingnya menerapkan protokol kesehatan pencegahan Covid-19.

Selain itu, pihaknya menyatakan bantuan yang diberikan merupakan bentuk perhatian PMI dan tugasnya membantu pemerintah terkait misi kemanusiaan. “Kami siap bantu masyarakat, termasuk lingkungan pesantren dengan mendukung beberapa peralatan dan kegiatan edukasi lainnya,” kata Imam saat menyerahkan bantuan 1.000 paket PHBS berupa sabun, masker dan 420 lembar pamflet/poster tentang informasi pencegahan Covid-19, cara cuci tangan, dan pola hidup bersih sehat. (sir/arh)