,

PKB Dukung Gibran, Gus Yusuf Dorong Generasi Muda Berjuang Lewat Jalur Politik

oleh
Foto bersama jajaran pengurus DPW PKB Jateng dengan Gibran (arh)

SOROTNUSANTARA.COM , Semarang – Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) secara resmi mendukung Gibran Rakabuming Raka dalam pemilihan Wali Kota Solo. Pernyataan dukungan disampaikan melalui Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Jawa Tengah PKB KH Yusuf Chudlori.

“Gibran menjadi sosok inspirasi bagi generasi muda agar mau terjun ke dunia politik dan tidak bersikap apatis terhadap politik,” kata Gus Yusuf dalam jumpa pers yang digelar di kantor DPW PKB Jateng, Jl. WR Supratman 40, Manyaran, Semarang Barat, Kota Semarang, Jum’at (28/8/2020).

Kiai muda nyentrik asal Tegalrejo Magelang ini menyebut rekomendasi terhadap Gibran telah melalui pertimbangan yang matang. Ia berharap Gibran menjadi insiprasi bagi generasi muda untuk berani berpolitik. Sebab, rekomendasi tersebut juga bagian dari komitmen PKB dalam menjaga regenerasi partai yang dilahirkan oleh Nahdlatul Ulama (NU), “Ayo tunjukkan dirimu berkontribusi kepada daerah, terhadap tanah air melalui jalur politik,” ajaknya.

Gibran pun menyambut pesan Gus Yusuf dengan menyatakan amanah tersebut akan dimanfaatkan untuk kepentingan warga Solo, “Kerjasama ini bagi saya adalah suatu amanah untuk kepentingan warga Solo dan untuk kemajuan Kota Solo,” katanya

Dalam kesempatan tersebut, Gibran memohonkan maaf kepada pengurus PKB karena Teguh Prakosa sedang mengikuti sekolah partai sehingga tidak bisa mendampinginya menerima surat rekomendasi. Meski demikian dia menegaskan akan menindaklanjuti pesan Gus Yusuf untuk memantabkan pemenangan kontestasi pada 9 Desember 2020 nanti.

“Setelah ini saya dan Pak Teguh akan melakukan komunikasi yang intensif dan berkoordinasi penuh dengan keliarga besar PKB di Solo. Pokoknya kami langsung gas pol,” ujarnya.

Selain dukungan dari PKB, pasangan Gibran-Teguh juga didukung oleh PDI Perjuangan, Partai Gerindra, Partai Solidaritas Indonesia, Partai Amanat Nasional, Partai Golkar, dan Partai Persatuan Pembangunan. Saat ditanya kemungkinan bertambahnya dukungan. Gibran hanya tersenyum ringan, “Lihat saja nanti,” ringkasnya.

Disinggung terkait aksi intoleransi yang belum lama ini terjadi di Solo, Gibran menegaskan hal itu tak akan terulang kembali, “Gak mungkin ada lagi. Semakin kesini Solo semakin adem semakin ayem,” pungkasnya. (arh)