,

Pesantren Durrotu Aswaja Dorong Kreatifitas Santri

by

sorotnusantara.com , Semarang –┬áPondok Pesantren Durrotu Ahlussunnah Wal jamaah (PPDA) yang terletak di Kelurahan Sekaran, Kecamatan Gunungpati tak hanya berkomitmen dalam meneguhkan ajaran ahlus sunnah wal jama’ah. Lebih dari itu, PPDA juga mendorong kreatifitas santri yang umumnya mahasiswa Universitas Negeri Semarang.

“Kami memberi ruang gerak yang cukup luas bagi para santri supaya mampu mengasah kreativitas melalui berbagai kegiatan positif,” kata Pengasuh PPDA, Kiai Agus Romadhon di sela sela kegiatan puncak haflah akhirus sanah Ponpes Durrotu Aswaja ke 29, Kamis (21/2/2019)

Menurutnya, kesempatan yang luas untuk berkreasi tersebut guna menunjang prestasi santri. Wujudnya dalam berbagai kegiatan positif.

SAMPAIKAN SAMBUTAN : Pengasuh Pondok Pesantren Durrotu Aswaja, Kiai Agus Romadhon saat memberikan sambutan dalam kegiatan Porsiantri di halaman Pondok Pesantren Durrotu Aswaja, Sekaran, Gunungpati, Kamis (21/2/2019). (ft.doc)

Dalam komitmen keNUan PPDA juga mendampingi santri dalam penerapan nilai nilai organisasi Nahdlatul Ulama (NU). “Kalau nilai Aswaja arahnya ke tauhid, tapi kalau jam’iyyah lebih pada manajemen organisasi. Dua duanya harus berjalan beriringan,” urainya.

Lurah Ponpes Durrotu Aswaja, Muh Fika Almuzabbib mengatakan, santri Ponpes Durrotu Aswaja saat ini berjumlah kurang lebih 500 orang. Semua santri dituntut memiliki kreativitas untuk bekal kelak di masyarakat.

“Hampir semua santri Ponpes Durrotu Aswaja merupakan mahasiswa Unnes dan sejumlah kampus lainnya. Kami berharap, selain mendapat ilmu di dunia akademik juga ilmu agama di pondok,” terangnya.

Ketua acara, Abdur Rozaq menambahkan, kegiatan porsiantri merupakan rangkaian haflah akhirus sanah ke 29 Ponpes Durrotu Ahlussunnah Waljamaah.

“Acaranya berlangsung selama tiga bulan. Hari ini puncak kegiatannya,” ujarnya.

Dia menambahkan, sebagai bentuk kreativitas santri, sejumlah lomba digelar untuk memeriahkan akhirus sanah. Diantaranya lomba futsal, badminton, tenis meja, drama santri putra-putri, hadrah santri putra-putri, kaligrafi, rebana, pemilihan santri putra putri Ponpes Durrotu Aswaja 2019.

Khusus lomba pemilihan santri putra putri pondok 2019, kata dia, terdapat tiga kriteria yang mesti dipenuhi. Yakni, kriteria paling rajin mengikuti kegiatan pondok, melakukan orasi terbaik mengenai komitmen menjadi putra-putri pondok, dan terakhir melalui voting suara. (arh)