Pesan Muzammil Untuk PCNU Kabupaten Purbalingga

by
Prosesi pelantikan Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama Kabupaten Purbalingga (ft.doc)

sorotnusantara.com , Purbalingga – Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PC NU) Kabupaten Purbalingga menggelar pengajian dalam rangka Harlah NU ke-93 sekaligus resepsi pelantikan pengurus untuk masa khidmat 2018-2023. Acara yang digelar di Alun – alun Kabupaten Purbalingga, Jalan Jend Sudirman, Kabupaten Purbalingga menghadirkan dai kondang dari Jogjakarta, K.H. Ahmad Mufawiq.

Ketua Tanfidziyyah PWNU Jawa Tengah, Drs. KH. Mohammad Muzammil selaku PWNU memberikan pesan dalam sambutannya agar pengurus yang baru dikukuhkan dapat menjaga persaudaraan, baik sesama warga NU, maupun persaudaraan nasional antar umat beragama.

“Kepada pengurus yang baru saja dilantik, saya berpesan. Yang pertama, tingkatkan persaudaraan, baik sesama Nahdliyin (warga NU,red) maupun sesama warga bangsa,” kata Muzammil, “yang kedua, laksanakan program yang sesuai kemampuan, utamanya untuk menambah ilmu yang manfaat bagi bangsa dan negara, karena berjalannya Islam di tengah-tengah masyarakat adalah dengan ilmu dan taqwa,” paparnya.

Berkesempatan hadir dalam kesempatan tersebut, Plt. Bupati Purbalingga, Diyah Hayuning Pratiwi, B. Ecom memberikan kata sambutan. Selain memberikan apresiasi, dia juga menyatakan harapannya agar NU bisa bersinergi dengan pemerintah.

“Saya ucapkan selamat pada pengurus yang baru saja dilantik, semoga bisa mengemban amanah sesuai aturan dalam organisasi NU,” ucapnya, “harapan saya tentu adanya sinergitas antara NU dengan Pemerintah Kabupaten Purbalingga dalam mewujudkan Purbalingga yang mandiri, berdaya saing serta yang terpenting adalah terciptanya masyarakat yang berakhlakul karimah,” ungkapnya.

Prosesi pelantikan Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama Kabupaten Purbalingga (ft.doc)

Sementara, Ketua Tanfidziyah PCNU Kabupaten Purbalingga, KH Ahmad Muhdzir dalam sambutannya mengharapkan do’a dan restu pada para jama’ah yang hadir. Dalam kesempatan tersebut, Muhdzir juga mengungkapkan penegasan pada komitmen regenerasi yang baik.

“Saya mengharap do’a restu kepada semua pihak agar seluruh Pengurus terlantik selama mengemban amanah organisasi NU senantiasa diberi kekuatan”, pintanya, “Sesuai dengan sumpah jabatan, kami harap kaderisasi atau pengkaderan NU di periode ini mengalami peningkatan dan lebih baik lagi,” ujarnya.

Muhdzir melanjutkan, periode kepemimpinannya diharapkan untuk kompak dalam mensukseskan program yang sinergis dengan mandat yang ada di NU tingkat wilayah dan pusat, yakni adanya skala prioritas dalam pendidikan, ekonomi, dan kesehatan.

“Harapan saya setelah sukses pelantikan ini tentunya sukses program dan kegiatan NU sesuai amanah dari PBNU, PWNU, dan Konfercab NU,” ujarnya, “sebagaimana disepakati adanya prioritas utama yang dicanangkan PBNU, yaitu; pendidikan, ekonomi dan kesehatan,” tandasnya.

Munzir juga menegaskan kepada seluruh lembaga maupun badan otonom (Banom) NU untuk memperkokoh kekuatan Indonesia sebagai komitmen kebangsaan dan wujud nasionalisme yang ditegaskan NU. [nf.arh]