,

Pemkot Semarang Siapkan 120.000 Paket Bantuan Terdampak Covid-19 Tahap Ketiga

oleh
Proses pengepakan bantuan terdampak Covid-19 di Balai Kota Semarang. [arh]

SorotNusantara.com , Semarang – Hari ini, Sabtu (27/6/2020), Dinas Sosial Kota Semarang masih mengkoordinir puluhan relawan dalam pengepakan bantuan sosial bagi terdampak Covid-19 di Balai Kota Semarang.

Kepala Dinas Sosial Kota Semarang, Muthahar mengatakan bantuan yang sedang dalam proses itu murni dibiayai dengan APBD Pemerintah Kota Semarang.

“Bantuan ini tahap ketiga yang murni dibiayai oleh APBD Pemkot Semarang,” kata Muthahar disela aktifitasnya.

Sebagaimana diketahui, selama wabah Corona Virus Disease 2019 ini, masyarakat sudah menerima bantuan dari Presiden, Pemprov Jateng dan Pemkot Semarang serta bantuan dari pihak lain. Untuk itu Muthahar menerangkan, bantuan ini berbeda dengan bantuan sosial tunai (BST), sebab data penerima manfaat bantuan pandemi Covid-19 diperoleh Dinas Sosial dari RT, RW, dan Lurah yang disahkan oleh SK Wali Kota Semarang dengan pertimbangan skala prioritas.

Pemberian bantuan bagi terdampak Covid-19 ini sebagaimana lazimnya bantuan kebencanaan, yakni bersifat fleksibel. Jadi, kata Muthahar, ada kemungkinan penerima manfaat pada tahap sebelumnya masih menerima bantuan pada tahap ketiga.

“Dalam menata bantuan ini melihat kondisi di lapangan. Kalau masih banyak yang perlu dibantu ya dibantu,” kata Muthahar menjelaskan.

Meski begitu seiring dengan mulai dibukanya potensi ekonomi di Semarang, maka tahapan proses pemberian bantuan diperkirakan sampai pada akhir 2020. Pemkot Semarang berharap kebijakan membuka kembali tempat wisata dapat memulihkan perekonomian masyarakat.

“Jadi untuk tahap selanjutnya harus kita pilihi lagi. Jadi yang benar-benar membutuhkan saja yang kita bantu,” tuturnya.

Kepala Bidang Rehabsos Dinas Sosial Kota Semarang Tri Waluyo menambahkan, untuk memperlancar kegiatan tersebut, Dinas Sosial Kota Semarang melibatkan sekitar 500 orang tenaga relawan.

“Ada kurang lebih 500 relawan yang terbagi dalam dua shift, pagi jam delapan sampai jam dua siang dan jam dua siang sampai jam delapan malam,” kata Tri.

Disebut dari unsur PSM (Pekerja Sosial Masyarakat), TKSK (Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan), PKH (Program Keluarga Harapan), TPD (Tim Penjangkauan Dinsos), Karang Taruna, Tagana, Pemuda Pelopor, dan beberapa organisasi lain yang dikoordinir Dinsos Kota Semarang.

Dia menyebut, sebanyak 120.000 paket yang berisi 5 kilogram beras, 1 liter minyak goreng, beberapa bungkus mie instan, biskuit, dan susu dikemas dengan baik. Ditegaskannya, paket bantuan Pemkot Semarang yang akan diberikan kepada masyarakat harus dikelola dengan baik sebelum disalurkan.

“Tadi seperti Pak Kadis (Kepala Dinas,red) ingatkan pada para relawan untuk dicek jangan ada plastik yang bocor, dikemas rapi dan layak, dan sebagainya,” ucapnya. (arh)