Pejabat Penerbad Semarang Vaksinasi di Puskesmas Bandarharjo

oleh
Komandan Skadron-11, Serbu Letkol Andy Pranoto sedang melakukan vaksinasi di Puskesmas Bandarharjo Semarang Utara (sorotnusantara.com/oman)

SOROTNUSANTARA.COM , Semarang – Pemandangan tak biasa nampak di Puskesmas Bandarharjo, Kecamatan Semarang Utara, Kota Semarang. Sejak jam tujuh pagi, para petugas kesehatan sudah sudah menyiapkan tempat dan berbagai peralatan yang dibutuhkan.

Yah, hari ini, Jumat (12/2/2021) adalah jadwal vaksinasi bagi tenaga kesehatan yang sudah melakukan pendaftaran melalui online dari link pendaftaran yang dikirimkan Dinas Keshatan Kota Semarang.

“Pelaksanaan Vaksin hari ini kita menghabiskan sisa vaksin kita, sampai hari ini tinggal 20 dari jumlah keseluruhan 216 vaksin,” kata salah seorang petugas Puskesmas, Pratiwi.

Vaksinasi mengacu Peraturan Kementerian Kesehatan (Permenkes) Nomor 84 Tahun 2020 tentang pelaksanaan vaksinasi dalam rangka penanggulangan pandemi Covid-19. Aturan yang ditetapkan pada 14 Desember lalu tersebut memuat urutan daftar prioritas penerima vaksin virus Corona.

Berdasarkan aturan yang tertuang di dalamnya, ada enam kelompok prioritas penerima vaksin Covid-19, di antaranya tenaga kesehatan, asisten tenaga kesehatan, tenaga penunjang yang bekerja pada fasilitas pelayanan kesehatan, TNI/Polri, aparat hukum, dan petugas pelayanan publik lain.

“Vaksinasi sudah dimulai sejak Kamis, tanggal 14 Januari 2021. Hari ini dari tenaga kesehatan yang sudah mendaftar online ke Dinas Kesehatan dan ada 5 pejabat dari Penerbad Semarang,” ungkapnya.

Secara berurutan Komandan Skadron-11/Serbu Letkol CPN Andy Pranoto, Komandan Skadron-31/Serbu Letkol CPN I Made Puput, disusul Komandan Pangkalan Udara Ahmad Yani Letkol CPN Sundoro Agung, Komandan Pusat Pendidikan Penerbangan Angkatan Darat (Puspenerbad) Kolonel CPN Zulfirman Chaniago mengikuti vaksinasi pertama.

“Hanya ini yang melaksanakan vaksinasi hari ini, yaitu dansatker-dansatker Puspenerbad Semarang,” kata dr Daniel Parapat.

“Kenapa kami melaksakan vaksinasi di Puskesmas Bandarharjo ini karena kami masih diwadahi oleh Dinas Kesehatan Kota Semarang terlebih dahulu, mungkin untuk keanggotaan tahap kedua kami sebagai vaksinator untuk memberikan vaksin ke anggota,” tambahnya

Sementara Andy Pranoto menerangkan vaksinasi baru diikuti jajaran Pupenerbad, terutama para komandan. “Harapannya nanti bisa menjadi contoh bagi anggotanya, keluarga anggotanya bahwa divaksin itu baik,” ujarnya.

Terkait kegiatan vaksinasi di lingkungan Penerbad, Andy tidak berani memastikan. “Sejauh ini saya belum pernah mendengar rencana adanya vaksinasi di dalam lingkungan Puspenerbad, karena kita masih bersandar pada otoritas yang mengelola vaksinasi ini, dan kita ikut, kenapa kami vaksinasi di Puskesmas Bandarharjo ini mungkin karena Puskesmas ini terdekat dengan Kesatuan kami sehingga kami ikut sesuai prosedur pengelola vaksin ini.” (oman/arh)