,

Peduli Nasib Warga Terdampak, Muslimat NU Kota Semarang Bagikan 100 Paket Sembako

oleh
PC Muslimat NU Kota Semarang saat memberikan paket sembako, hand sanitizer dan masker pada warga terdampak wabah Corona di Bandarharjo Semarang Utara. [ft.istimewa]

SorotNusantara.com , Semarang – Pemberian sembako bagi warga terdampak wabah Corona Virus Disease atau Covid-19 meringankan beban hidup warga yang hidup tanpa penghasilan tetap. Amirah (45 th) contohnya, warga RT 09 RW 02 Bandarharjo Kecamatan Semarang Utara, Kota Semarang Jawa Tengah merupakan salah satu warga yang terdampak mewabahnya Virus Corona. Ia mengaku tidak bisa bekerja seperti biasanya, padahal kebutuhan hidupnya sangat banyak.

“Adanya virus Corona, saya sudah tidak bisa bekerja lagi, kerjane nggeh serabutan, di rumah dengan anak-anak itu justru banyak pengeluaran,” kata Amirah pada ibu ibu Muslimat Nahdlatul Ulama (NU) Kota Semarang, Jumat (10/4/2020).

Amirah merupakan salah satu warga yang menerima bantuan paket sembako dari Pimpinan Cabang (PC) Muslimat NU Kota Semarang. Ia merasa senang karena diperhatikan oleh organisasi ibu ibu NU, “Kami sangat bahagia ibu ibu Muslimat NU datang ke RT 09 RW 02 ini, selain kita diberi masker, sanitizer, disemprot, juga diberi sembako, kita seneng orang-orang kecil dan tidak mampu seperti kami diperhatikan. Semoga yang lain bisa meniru biar kesejahteraan warga miskin bisa terpenuhi,” harapnya.

Sementara Ketua PC Muslimat NU Kota Semarang, Hj Muslimatin Djatmiko mengatakan, menurunnya aktifitas masyarakat ia rasa berimbas pada menurunnya daya beli, terlebih bagi warga yang menggantungkan hidup hasil dari berjualan di pinggir jalan maupun sekolah.

“Banyak pekerja yang dirumahkan dan juga PRT (pembantu rumah tangga) yang sudah tidak bekerja,” kata Muslimatin disela bakti sosial Muslimat NU Kota Semarang.

PC Muslimat NU Kota Semarang berfoto bersama dengan warga terdampak wabah Corona

Selain memberikan paket sembako, pihaknya juga memberikan bantuan penyemprotan disinfektan dan memberikan alat pelindung diri (APD) berupa masker dan gel pencuci tangan praktis, “Kami perhatikan warga di sini kebanyakan tidak mempunyai masker dan hand sanitizer. Padahal itu penting untuk menjaga mereka dari virus, terutama virus Corona,” ujarnya.

Muslimatin menuturkan, masyarakat harus mawas diri, evaluasi diri terhadap kondisi yang terjadi saat ini, “Mungkin kita yang kurang perhatian terhadap kebersihan, dan lingkungan, dengan begini semua jadi memperhatikan kebersihan, kesehatan, peduli dengan sesamanya, jadi ambil hikmahnya saja,” tuturnya.

Hal senada dikatakan Wakil Sekretaris PC Muslimat NU Kota Semarang, Dwi Supratiwi yang mengaku terenyuh melihat persoalan sosial di masyarakat. “Kader Muslimat NU selalu berusaha untuk hadir memberikan tawaran solusi bagi masyarakat yang membutuhkan,” ucapnya.

Tiwi, sapaannya, mengakui bantuan yang diberikan Muslimat NU tidak bisa menutup kebutuhan masyarakat. “Bantuan dari kami hanya sekedarnya saja, sekedar membantu meringankan beban masyarakat,” pungkasnya. (arh)