Operasi Yustisi Hari Kedua Di Kota Banjar Masih Ditemukan Warga Tidak Menggunakan Masker

oleh
Operasi Yustisi Hari Kedua Di Kota Banjar, Masih Ditemukan Warga Tidak Menggunakan Masker

KOTA BANJAR, (SN) — Pelaksanaan Operasi Yustisi hari kedua di Kota Banjar, masih ditemukan warga yang tidak menggunakan masker sesuai Inpres No. 6 tahun 2020. Pelanggar diberikan sanksi pendisiplinan yaitu sanksi tilang yang dilakukan oleh Satpol PP, menyanyikan lagu Indonesia Raya bahkan sanksi fisik yakni push up.

Kapolsek Pataruman Polres Banjar Polda Jabar, AKP Cecep Edi Sulaeman, S.IP., memimpin langsung Operasi Yustisi hari kedua yang berlokasi di Jalan Raya Banjar – Pangandaran, Desa Sukamukti, Kecamatan Pataruman, Kota Banjar, Jawa Barat, Rabu (16/09/2020).

Kapolres Banjar AKBP Melda Yanny, S.I.K., M.H., melalui Kapolsek Pataruman AKP Cecep Edi Sulaiman mengatakan bahwa dalam Operasi Yustisi hari kedua ini dilaksanakan, masih didapati warga yang tidak menggunakan masker, apa yang telah dituangkan dalam Inpres No. 6 Tahun 2020 bagi pelanggar akan diberikan sanksi pendisiplinan, mendidik yaitu salah satunya berupa sanksi fisik dengan melakukan push up.

Sanksi push up yang diterapkan pada operasi yustisi di Kota Banjar bagi warga yang didapati tidak mematuhi protokol kesehatan di jalan.

“Operasi yustisi hari ke-2 ini digelar di wilkum Polsek Pataruman, dan dalam pemberian sanksi tetap mengedepankan sisi humanis”, ucapnya.

Dalam kegiatan tersebut personil Polsek Pataruman Polres Banjar memberikan masker gratis, dan mengedukasikan mengenai pentingnya penerapan protokol kesehatan 3M (makai masker, mencuci tangan, menjaga jarak).