Nikmati Libur Lebaran Masyarakat Diminta Tetap Waspadai Aksi Terorisme

by
Ketua FKPT Jateng, Budiyanto dalam sebuah kesempatan. (ft.arh)

SOROTNUSANTARA.COM , SEMARANG – Menikmati libur hari raya Idul Fitri atau Lebaran di mana saja, masyarakat Jawa Tengah diminta tetap mewaspadai adanya tindakan radikal teror. Kalau ada yang mencurigakan, jangan gegabah, lapor dan koordinasikan dengan pihak yang berwenang.

Hal tersebut dikatakan Ketua Forum Koordinasi Pencegahan Terorisme (FKPT) Provinsi Jawa Tengah Dr Drs Budiyanto SH, M.Hum saat ditemui di sela kegiatannya memantau aktifitas posko lebaran yang ada di Semarang.

“Belajar dari pengalaman yang ada beberapa waktu lalu para aktor radikalisme dan terorisme selalu memanfaatkan kelengahan masyarakat yang sedang melakukan berbagai aktifitas dengan melibatkan massa dalam jumlah yang besar,” ujar Budiyanto, Rabu (6/6/2019) malam.

Ketua FKPT Jateng, Budiyanto dalam sebuah kesempatan. (ft.arh)

Menurutnya, sejak menjelang hari raya terjadi adanya arus massa yang sangat besar yang berdatangan dari kota-kota besar menuju berbagai penjuru pedesaan. Dengan aktifitas tersebut masyarakat diminta untuk tidak mengendurkan kewaspadaan dalam mencegah aksi teror.

Budiyanto melanjutkan, para aktor radikal dan teror akan melakukan apa saja untuk mencari kesempatan dalam menjalankan aksinya dengan mengelabuhi masyarakat.

Mereka, sambungnya, tidak segan-segan melakukan peran sebagai penumpang gelap yang seakan-akan menjadi bagian dari masyarakat yang akan dan sedang merayakan lebaran. Padahal mereka sedang menyiapkan agenda busuk untuk meneror masyarakat agar terbelenggu oleh rasa takut dan resah.

Ini tidak boleh terjadi, tegasnya, masyarakat bersama pemerintah harus bergandengan tangan bersama-sama mencegah perusuh negara. Jangan sampai mereka memperoleh kesempatan menggalang dan merealisasikan aksi teror pada saat masyarakat berlebaran.

Meski demikian, pihaknya tetap percaya bahwa aparat yang bertugas dalam menjaga keamanan pemudik dapat diandalkan. “Kami percaya aparat keamanan di Jateng bisa bersama masyarakat yang kini sedang konsentrasi membantu kelancaran arus mudik dan balik tidak lengah dan kendor dalam mencegah aksi radikal dan teror,” tuturnya. (arh)