,

Muskerkab PMI, Bupati Wonosobo Serahkan Bantuan Mobil Operasional

by
Bupati Wonosobo menyerahkan bantuan simbolik kepada Ketua PMI Kabupaten Wonosobo dalam Muskerkab 2019 (foto.doc)

sorotnusantara.com , Wonosobo – Pemerintah Daerah Kabupaten Wonosobo memberikan bantuan operasional kepada Palang Merah Indonesia (PMI) Wonosobo berupa sebuah mobil operasional dalam Musyawarah Kerja Kabupaten (Muskerkab) PMI di Aula Markas PMI, di Andongsili Mojotengah Wonosobo, Selasa (8/1/2019). Bantuan tersebut secara simbolis diserahkan langsung oleh Bupati Wonosobo Eko Purnomo didampingi Penasehat PMI yang juga merupakan Wakil Bupati Wonosobo Agus Subagiyo dan Maya Rosida.

Sebagai organisasi yang bertugas di bidang kemanusiaan, PMI harus mampu bekerja dengan tepat dan cepat, sehingga sarana penunjangnya pun harus memadahi, baik sarana dan prasarana maupun Sumber Daya Manusianya. Karenanya Eko Purnomo berharap bantuan tersebut dapat digunakan dengan sebaik-baiknya supaya bermanfaat bagi masyarakat secara luas.

“Merujuk pada kemanfaatan keberadaan organisasi Palang Merah Indonesia, di tengah-tengah kehidupan masyarakat Wonosobo yang telah kita rasakan, atas dasar itu maka sudah sewajarnya kita memberikan dukungan yang positif terhadap keberadaan PMI dan kegiatannya”, kata Eko.

Bupati menyambut baik serta memberikan apresiasi positif, atas terselenggaranya Musyawarah Kerja Kabupaten (Mukerkab) PMI 2019. Menurutnya, Muskerkab merupakan sebuah momentum bersama, khususnya bagi PMI untuk mengevaluasi apa yang sudah dicapai, serta apa yang belum dicapai dalam program kerjanya. Selain itu, dapat dijadikan sebagai ruang bagi pembaharuan pencapaian program kerja melalui perencanaan yang lebih terpadu bagi kemajuan PMI.

Eko melanjutkan, Muskerkab juga sebagai ruang untuk meningkatkan koordinasi dan komunikasi, baik dengan pemerintah maupun dengan stakeholder-nya. Dengan demikian diharapkan dapat meningkatkan komitmen dan peran PMI bersama-sama dengan pemerintah, dalam memberikan pelayanan sosial kemanusiaan, seperti penyediaan darah di Rumah Sakit, dan bantuan penanggulangan bencana melalui pengiriman relawan. Terlebih, Wonosobo merupakan daerah yang memiliki tingkat kerawanan bencana yang tinggi, sehingga membawa konsekuensi bagi PMI untuk yang senantiasa berada di garda terdepan dalam memberikan pertolongan pertama kepada para korban bencana.

Menerima bantuan secara simbolis, ketua PMI Kabupaten Wonosobo Muhson menyampaikan terima kasihnya, atas nama pribadi maupun organisasi PMI. Lebih lanjut Muhson dalam sambutannya mengungkapkan, anggaran yang digunakan dalam program kerjanya masih bersumber pada tiga unit sumber dana yang ada di markas PMI, yaitu dari perolehan bulan dana, unit tranfusi darah (UTD), serta klinik PMI. Namun demikian, berbagai program yang telah direncanakan pada tahun 2018 telah melampaui target.

Muhson mencontohkan, pada perolehan bulan dana tahun lalu (2018,red) yang mencapai satu miliar, delapan puluh juta rupiah, dari sembilan ratus juta yang ditargetkan. Selain itu, meningkatnya kesadaran dan animo masyarakat yang menyumbangkan darahnya, sehingga perolehan donor darah turut meningkat. Sebuah prestasi baik tahun ini PMI Wonosobo akan mengirimkan 5 orang pendonor menghadap Presiden untuk menerima penghargaan karena telah mendonorkan darahnya hingga 100 kali.

Perlu diketahui, dalam kesempatan tersebut, selain penyerahan mobil operasional secara simbolis, Bupati Wonosobo juga menyerahkan secara simbolis bantuan dana operasional bagi 15 Kecamatan sejumlah satu juta rupiah untuk setiap kecamatan. (arh)