Masa Pandemi, Fatayat NU Kulon Progo Siap Bentuk 1 PAC Baru

oleh
PC Fatayat NU Kulon Progo saat berfoto di belakang mobil pembawa sayuran yang akan didonasikan untuk dapur umum. [fatayatkulonprogo.doc]

SorotNusantara.com , Kulon Progo – Pimpinan Cabang (PC) Fatayat Nahdlatul Ulama (Fatayat NU) Kabupaten Kulon Progo tengah mempersiapkan pembentukan Pimpinan Anak Cabang (PAC) baru di masa pandemi Corona Virus Disease 2019 (Covid-19).

Hal ini dilakukan bersamaan dengan pembagian paket Sembako untuk warga penyandang disabilitas di Kecamatan Samigaluh, Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) pada akhir Ramadan kemarin.

Menurut data Kapanewon (Kecamatan) Samigaluh dari 45 data penyandang disabilitas, terdapat 14 yang belum terkaver program PKH,” kata Ketua PC Fatayat NU Kulon Progo, Aris Zurkhasanah pada Sorot Nusantara, Rabu (10/6/2020).

Lanjutnya, mereka itu yang menjadi sasaran utama penerima donasi. “Agar di masa pandemi ini warga difabel tidak ada yang merasa tidak diperhatikan,” ujarnya.

Aris menjelaskan, Samigaluh merupakan satu satunya kecamatan di Kulon Progo yang belum terbentuk PAC Fatayat NU. “Kegiatan tersebut menjadi alasan kuat kami untuk ngaruhke (memperkenalkan,red) sekaligus konsolidasi pembentukan Pimpinan Anak Cabang Fatayat NU Samigaluh,” ungkapnya.

PC Fatayat NU Kulon Progo saat berfoto di belakang mobil pembawa sayuran yang akan didonasikan untuk dapur umum. [fatayatkulonprogo.doc]
Di daerah tersebut, dia dibantu Faraghina Salsabila, salah seorang kader Fatayat yang selama ini berkomunikasi aktif dalam membantu kegiatan sosial dan proses pembentukan PAC Samigaluh. “Kami dipandu Mbak Ayak (sapaan Faraghina Salsabila) untuk kegiatan tersebut,” akunya.

Selain mempersiapkan pembentukan PAC, Fatayat Kulon Progo juga mengantarkan bantuan sayuran hasil bumi para petani pesisir ke Kedai Kebun Forum. Dikatakannya, Kedai Kebun Forum merupakan salah satu tempat yang membuka dapur umum di masa wabah ini.

Hal lain yang perlu diketahui, Fatayat NU Kulon Progo sejatinya hendak membantu dengan membeli sayuran untuk para duafa terdampak Corona.

“Awalnya kita mau bantu dengan ikut membeli, namun karena petani yang mayoritas warga NU, dan memiliki kedekatan secara emosional dan telah sering mendengar Fatayat melakukan donasi. Sebagian sayuran juga ikut disumbangkan,” pungkasnya. (arh)