Mahasiswa Papua Jadi Korban Laka Lantas di Temanggung

oleh
Suasa konferensi pers Polres Temanggung. [zie]

SorotNusantara.com , Temanggung – Seorang mahasiswa sebuah perguruan tinggi swasta (PTS) di kota Salatiga asal Papua menjadi korban kecelakaan lalu lintas di Temanggung, Jawa Tengah. Korban yang tengah menyeberang jalan tertabrak truk di jalan raya Semarang – Secang pada Kamis (4/6/2020) dini hari. Meski sempat mendapat perawatan di RSUD Temanggung, namun nyawa korban tak tertolong.

Kapolres Temanggung AKBP Muhammad Ali dalam keterangan persnya, Kamis sore di Mapolres Temanggung mengatakan, korban bernama Jaipun Jawane (22 tahun). Kecelakaan terjadi ketika korban hendak menyebrang jalan. Secara tiba-tiba, dari arah Semarang ada KBM truk yang dikendarai oleh NS, warga Temanggung. Korban pun tertabrak truk yang dikemudikan NS.

Korban mengalami luka yang cukup parah di bagian badan dan kepala. Korban segera dilarikan ke RSUD Temanggung oleh kawan-kawannya agar mendapat perawatan. Meski telah mendapatkan pertolongan, namun nyawanya tidak tertolong. Korban meninggal dunia.

Ali melanjutkan, saat ini sopir truk masih menjalani proses penyelidikan oleh petugas Polres Temanggung. Pihaknya juga sudah meminta keterangan dari dua saksi dari kasus tersebut. Sebagai barang bukti, truk sudah diamankan di pos Lantas Kaliampo Pringsurat.

” Jadi korban ini bersama teman-temannya akan menuju Jogjakarta. Sesampainya di lokasi kejadian tersebut, korban sedang menyebrang jalan dan tertabrak truk. Saat itu juga korban langsung ditolong oleh rekan-rekan korban dan kemudian dibawa ke RSUD Temanggung bersama anggota Satlantas yang bertugas. Saat itu, setelah beberapa saat mendapatkan perawatan dari RSUD, korban ini meninggal dunia,” terang Kapolres.

Dalam kesempatan tersebut Kapolres juga menerangkan setelah kejadian, pelaku NS merasa ketakutan dan menyerahkan diri ke Pos Kaliampo Pringsurat.

“Polres Temanggung sudah berkoordinasi dengan Polres Salatiga untuk tindak lanjut dari korban ini. Informasi terakhir, Polres Salatiga juga sudah berkoordinasi dengan persatuan mahasiswa Papua di Salatiga untuk penanganan korban ini, “pungkasnya. (zie/arh)