Lima Kader KNPI Jateng Raih Penghargaan Pemuda Award, Siapa Saja?

oleh

SOROTNUSANTARA.COM , Semarang – Lima kader pemuda Dewan Pengurus Daerah (DPD) Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Jawa Tengah meraih penghargaan dalam Pemuda Award. Ketua DPD KNPI Jateng Nur Wahid mengaku bersyukur atas prestasi pemuda Jateng.

“Alhamdulillah, kami tentunya bangga lima tokoh pemuda dari Jawa Tengah pada tahun 2020 ini,” kata Wahid usai berziarah di Taman Makam Pahlawan, Kota Semarang, Jawa Tengah, Rabu (28/10/2020).

Karena itu, lanjutnya, di bersama jajaran pengurusnya berziarah ke makam pahlawan di Hari Sumpah Pemuda 28 Oktober 2020. “Ziarah ini sekaligus sebagai sebuah refleksi bahwa tantangan pemuda saat ini adalah menaklukkan pasar dalam revolusi industri 4.0,” ujarnya.

Lebih lanjut ia menyebut lima orang pemuda potensial tersebut diantaranya, Ali Abdul Rohman ST, Fattah Rosihan Affandi MM, Muhammad Nasir, Ershad Salam, PhD, dan Laila Fadia el Fouz A Rafiq, MM. “Mudah-mudahan mereka ini bisa menginspirasi para pemuda Jateng untuk berkarya dan meraih prestasi,” harapnya.

Dijelaskan, Ali Abdul Rohman merupakan tokoh pengusaha muda kelahiran Demak yang saat ini menjabat sebagai Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Paradigma Baru Jawa Tengah. Ali mendapat penghargaan dari Gubernur Jawa Tengah pada awal Oktober 2020 di Bina Praja Kantor Gubernur Jawa Tengah.

“Bung Ali ini dinilai sukses dalam menggerakkan perdagangan dan industri di kalangan pemuda,” terangnya.

Selanjutnya Fattah Rosihan Affandi, pengusaha muda yang lahir di Grobogan 41 tahun silam. Ia tekun di dunia bisnis sehingga diangkat sebagai Ketua Himpunan Pengusaha Santri Indonesia (HIPSI) Kota Semarang pada tahun 2016 dan Sekretaris Lembaga Perekonomian Nahdlatul Ulama (LPNU) Jawa Tengah.

Ketiga, Muhammad Nasir tokoh muda milenial asal Demak yang memiliki banyak bakat. Di tempat asalnya, Desa Jali Kecamatan Bonang Kabupaten Demak, ia merintis central usaha ‘Kangkung-Ku Khas Jali’. Usaha ini berjalan dengan baik hingga mengantarkannya meraih Juara III lomba Wirausaha Muda Pemula Tingkat Nasional yang diadakan Kemenpora pada pertengahan Oktober 2020.

Abdul Ershad atau yang lebih popular dipanggil Ershad Salam. Pemuda berdarah Srilanka yang lahir di Semarang yang menamatkan pendidikan S3 di Inggris. Meski sempat beberapa tahun melakoni profesi sebagai pilot, namun ia keluar dan menekuni bisnis pin dan cidera mata dari bahan tembaga.

Karyanya pernah digunakan ibu negara Iriana Joko Widodo, dan dipercaya membuat mahkota Miss Universe tahun 2017. Dia mampu melatih dan mengkaryakan ratusan pekerja di desanya di Mijen Kebon Agung Demak sehingga kiprahnya membuatnya mendapat penghargaan BUMN Award tahun 2020 sekaligus mendapat penghargaan dari Menteri koperasi dan UMKM.

Nama terakhir cukup beken dengan nama Fadia A Rafiq. Dia anak dari pedangdut yang masyhur di masanya, A Rafiq. Fadia mengikuti jejak ayahnya sebagai pedangdut. Namanya melejit setelah ia melemparkan sebuah single yang berjudul Cik Cik Bum Bum (2000). Fadia pernah menjadi Wakil Bupati Pekalongan periode 2011-2016 mendampingi Amat Antono. Sekarang dia sedang berkompetisi dalam dalam Pilkada serentak 2020 sebagai calon Bupati Pekalongan.

Ali Abdul Rohman menambahkan, dirinya merasa bersyukur atas perhatian pemerintah. “Saya tentunya bersyukur, Alhamdulillah diberi penghargaan sebagai tokoh inspirator penggerak kemandirian ekonomi di kalangan pemuda,” kata Ali.

Meski demikian, ia mengaku torehan tersebut merupakan sebuah semangat untuk lebih baik lagi. “Award ini memang membanggakan tapi harus jadi pemicu semangat untuk lebih baik lagi. Sebab, kalau terlena justeru tidak bisa berkembang,” pungkasnya. (arh)