Konkoorcab, Gagas Peran PMII Kembangkan Pembangunan Daerah Berbasis Riset

by
Para pengurus PMII berfoto bersama para senior seusai pembukaan

SorotNusantara.com , Rembang – Pembangunan daerah berbasis riset dan inovasi diyakini banyak pihak mampu menunjang proses meniti kejayaan bangsa Indonesia. Ketua Ikatan Alumni Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (Ika PMII) Prof Dr Musahadi memberikan apresiasi atas ikhtiar aktifis Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Jawa Tengah yang mengangkat tema Konsolidasi dan Reposisi Peran Mahasiswa Dalam Pembangun Daerah Berbasis Riset dan Inovasi.

“Ikhtiyar sahabat-sahabat dengan mengangkat tema ini sangat bagus dan menarik karena riset adalah yang sedikit digemari oleh mahasiswa dewasa ini,” kata Musahadi dalam sambutan pembukaan Konferensi Koordinator Cabang (Konkoorcab) PMII Jawa Tengah ke XXI di Pendopo Kabupaten Rembang, Jawa Tengah, Jumat (14/2/2020)

Oleh karena itu ia mewanti-wanti agar ikhtiyar para aktifis generasi muda Nahdlatul Ulama (NU) tersebut tetap bisa dijalankan dengan konsisten, “Jangan sampai berhenti di tengah jalan,” pesannya.

Para pengurus PMII berfoto bersama para senior seusai pembukaan

Sementara, Sekjend PMII Sabolah Alkalamby menegaskan bahwa organisasi eksternal mahasiwa terbesar di Indonesia adalah PMII, “Organisasi eksternal terbesar di Indonesia ya PMII karena memiliki cabang sebanyak 252 di level kota dan kabupaten, dan 3 cabang istimewa di luar neger,” ujarnya.

Menurutnya, hal itu menjadi suatu kebanggaan tersendiri sekaligus menjadi tantangan internal dalam rangka distribusi kader yang masih cenderung homogelistik. Oleh karena itu ia meminta para kader untuk tetap eksis dalam berorganisasi dan unggul di bidang akademik guna menyongsong Indonesia maju.

Sebagai informasi, Konkoorcab merupakan bagian dari proses regulasi kepemimpinan dan permusyawaratan tertinggi di PMII Jateng. Menurut Ketua Pelaksana, Ahmad Zaenudin alasan menggelar kegiatan kegiatan itu di Rembang sebagai bentuk dukungan adanya aktifiyas PMII di Rembang.

“PC PMII Rembang merupakan cabang definitif baru di Jawa Tengah, maka dari itu sebagai bentuk dukungan PKC PMII Jateng, dijadikanlah Rembang sebagai tuan rumah Konkoorcab XXI dengan harapan bisa memotivasi kader-kader PC PMII Rembang,” ucapnya.

Selain itu, lanjutnya, diharapkan para peserta fokus terhadap keputusan-keputusan penting dalam rumusan kaderisasi di PMII.

Hal senada diutarakan Ketua PKC PMII Jateng, Arief Hidayat yang menegaskan, siapapun yang terpilih menjadi Ketua PKC PMII Jateng harus mampu menjadikan PMII jauh lebih baik dari sebelumnya.

“Agenda konkoorcab ini selain menjadi media pemilihan kepengurusan baru, juga menjadi media kader-kader PMII se-Jateng untuk kemudian memformulasikan gagasan-gagasan guna terwujudnya PMII di Jateng yang lebih progresif,” tandasnya.

Bupati Rembang Abdul Hafidz yang hadir dalam kesempatan itu juga memberikan apresiasi atas dipilihnya Rembang sebagai tuan rumah kegiatan. Hafidz menyampaikan, meski Kabupaten Rembang terbilang kecil namun memiliki potensi yang besar, “Rembang merupakan kota kecil tapi di sini apa-apa ada, mulai dari hutannya, tambangnya dan bahkan tokoh nasionalnya,” tuturnya. (arh)