Komunitas Muhibbin Seret Penghina Habib Luthfi ke Polda Jateng

oleh
Pelaku (berbaju biru) saat bersama komunitas Muhibbin (dok/ist)

SOROTNUSANTARA.COM , Semarang – Purnomo Hadi atau Gus Bambang, seorang dari komunitas Muhibbin (Mulia Hidup Bersama Islam Nusantara) menyeret Abu A’la Almaududi ke Polda Jawa Tengah. Abu A’la Almaududi adalah seorang pemuda yang diduga melakukan penghinaan kepada Habib Muhammad Luthfi bin Yahya melalui akun media sosial Facebook.

Pelaporan terhadap Abu A’la bermula dari postingan Abu A’la Almaududi di akun Facebooknya yang melakukan dugaan ujaran kebencian dan penghinaan terhadap tokoh ahli tarekat Nahdlatul Ulama (NU) Habib Luthfi. Ia lantas dilaporkan atas hujatan yang ditujukan kepada Habib Luthfi.

“Ia telah melakukan tindakan yang tidak benar, di akun FBnya, ia melakukan ujaran kebencian terhadap Habib Luthfi dengan kata yang tidak pantas. Postingan tersebut menimbulkan keresahan di tengah masyarakat,” kata Gus Bambang dalam siaran pers yang diterima Sorot Nusantara, Kamis (3/9/2020).

Gus Bambang menjelaskan, pihaknya telah melakukan penelusuran hingga diketahui Abu A’la Almaududi merupakan warga Cirebon Jawa Barat. Namun setelah ditelusuri ke Cirebon, ternyata yang bersangkutan telah berpindah domisili.

Setelah ditelusuri lagi, diketahui Abu A’la sempat tinggal di Kendal, Solo, hingga terakhir diketahui di wilayah Kecamatan Masaran, Sragen Jawa Tengah.

Gus Bambang bersama rekan-rekannya pecinta Habaib, kemudian mendatangi tokoh masyarakat setempat, RT dan RW, sampai akhirnya tiba di kediaman Abu A’la Almaududi.

Kuasa Hukum Gus Bambang, dari LBH Ansor Jawa tengah, Taufik Hidayat SH MH, mengungkapkan, saat di Sragen Gus Bambang melakukan klarifikasi pada yang bersangkutan.

Hasil tabayun tersebut benar adanya, Abu A’la Almaududi mengakui akun tersebut merupakan miliknya dan ia sendiri yang memosting hinaan pada Habib Luthfi.

“Dari pengakuannya, motifnya memang tidak suka pada Habaib, terutama Habib Luthfi,” ungkap Taufik.

Selanjutnya, Gus Bambang mengajak Abu A’la Almaududi mempertanggungjawabkan perbuatannya ke aparat penegak hukum.

Pada Minggu (31/8/2020) dini hari, Gus Bambang melaporkan kasus ini ke Ditreskrimsus Polda Jawa Tengah. Kemudian Abu A’la Almaududi langsung diamankan di Polda Jateng.

Taufik menerangkan, pasal yang dikenakan terhadap pelaku adalah Pasal 27 ayat (3) jo Pasal 45 ayat (3) UU ITE dengan ancaman pidana penjara 4 tahun. Sehingga yang bersangkutan kini dikenakan wajib lapor supaya tetap kooperatif dan tidak melarikan diri bertanggungjawab atas perbuatannya dan diimbau untuk tidak melakukan perbuatannya lagi. (arh)