,

KNPI Tugu Bantu Karyawan PHK dan Nelayan Terdampak Covid-19

oleh
Ketua KNPI Kecamatan Tugu M Sabiq Kamalul didampingi Wali Kota Semarang Ketua DPRD Kota Semarang dan Camat Tugu Haq saat menyerahkan bantuan secara simbolis pada salah satu warga terdampak.

SorotNusantara.com , Semarang – Warga Kecamatan Tugu, Kota Semarang Jawa Tengah pada umumnya berprofesi sebagai karyawan pabrik di Kawasan Industri Wilayah (KIW) Tugu. Di masa pandemi ini, mereka terpaksa dirumahkan (Putus Hubungan Kerja), sementara yang lainnya sebagai nelayan tradisional.

Meski begitu, sebagian dari mereka bisa sedikit lega karena bantuan paket sembako berisi beras 5 kg, mie instan 20 bungkus, roti biskuit 2 bungkus, minyak goreng 1 liter, dan uang tunai Rp. 200.000 dari Dewan Pimpinan Kecamatan (DPK) Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kecamatan Tugu Kota Semarang dirasakan sangat berarti bagi mereka.

“Kegiatan anak-anak muda KNPI Tugu tepat sekali. Karena banyak orang yang hari ini susah kerja, dagangan sepi, dan lain-lain. Ini perlu bersama-sama kita bantu,” kata Wali Kota Semarang H. Hendrar Prihadi dalam serah terima simbolis di Pendopo rumah Ketua DPRD Kota Semarang Kadarlusman, Jumat (17/4/2020).

Hal senada dikatakan Kadarlusman, ia mengapresiasi kegiatan para pemuda yang peduli terhadap kondisi masyarakat terdampak wabah global Corona Virus Disease atau Covid-19, “KNPI Tugu peduli ini juga perlu dicontoh oleh anak-anak muda lain,” ujarnya.

Sementara Ketua Ketua KNPI Kecamatan Tugu M Sabiq Kamalul Haq mengatakan, hari ini semua orang dalam kondisi sulit. Tetapi kesulitan ini dapat kita atasi kalau kita saling gotong royong, “Kalau kita mau gotong royong, kesulitan akan mudah kita atasi bersama. Apalagi. Pada musim pandemi seperti ini,” jelasnya.

Sabiq melanjutkan, bantuan dari KNPI diberikan ke 37 warga Kelurahan Mangkangkulon, Mangkangwetan, Mangunharjo, Randugarut, Karanganyar, Tugurejo, dan Jerakah sesuai arahan Camat Tugu, Moch Imron, “Kegiatan bagi sembako akan kami terus lakukan sebulan sekali. Karena ini bagian dari program sosial KNPI Kecamatan Tugu,” tegasnya.

Jumlah paket sembako sebanyak 37 paket dibagikan ke semua kelurahan dengan mengambil 5 orang yang dianggap paling layak menerima. Disebut diantaranya, para janda tua yang tinggal sebatang kara di rumah kayu yang lusuh, dan korban PHK yang belum jelas pekerjaan selanjutnya.

“Ini sebagai bentuk kepedulian generasi muda kecamatan Tugu dan tentunya dapat menjadi pemacu bagi pengusaha ataupun ormas untuk mengambil bagian dalam upaya menanggulangi penyebaran virus Corona,” kata Imron. (choi,arh)