Khitan Ceria Bersama IPNU-IPPNU, Bangun Karakter Sosial

oleh
Para peserta berfoto bersama panitia khitan Ceria (dok)

SOROTNUSANTARA.COM , Kendal – Khitan sebagai sebuah kewajiban anak laki-laki terkadang menjadi momok. Anak laki-laki yang hendak menginjak masa remaja kerap ketakutan untuk dikhitan.

Hal ini menjadi perhatian Pimpinan Anak Cabang (PAC) Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) dan Ikatan Pelajar Puteri Nahdlatul Ulama (IPPNU) Kecamatan Ringinarum, Kabupaten Kendal, Jawa Tengah

“Biar tidak takut, ya khitan bersama. Apalagi namanya Khitan Ceria,”:kata ketua panitia, Muhammad Danang Burhanudin usai kegiatan, Ahad (27/9/2020).

Khitan gratis yang dikemas dengan istilah Khitan Ceria dilaksanakan bersama Yayasan Cinta Duafa Kendal (YCDK) di SMP NU 10 Ringinarum. Selain tanpa biaya khitan dan perawatan, panitia khitan ceria juga memberikan uang saku dan kado bagi peserta. “Ini mendapat respon positif dari masyarakat,” katanya.

Dengan kegiatan itu, ia berharap karakter jiwa sosial dapat tertanam kepada anggota IPNU-IPPNU. “Tidak harus dari keluarga tidak mampu, siapa saja boleh ikut, asal masih warga Kecamatan Ringinarum,” katanya.

Meski demikian, sambungnya, peserta khitan dibatasi maksimal 30 anak karena adanya pembatasan kegiatan di masa pandemi Covid-19. “Sebenarnya banyak yang ingin mendaftar, tapi kita batasi dulu,” jelasnya.

Sementara, Ketua Yayasan Cinta Duafa Kendal, Budi Raharjo menyatakan siap bekerja sama dengan pihak manapun, termasuk IPNU-IPPNU. Pihaknya juga siap mendatangkan petugas medis, dan memberikan bingkisan untuk anak-anak yang dikhitan.

“Anak-anak yang dikhitan akan diberi pakaian, tas sekolah, dan uang saku, supaya anak-anak merasa senang,” ujarnya. (Muf/arh)