,

Kendalikan Bantuan Bencana dengan Kartu Pengungsi

oleh
Relawan PMI Banjarnegara saat menempel stiker tanda penerima bantuan (dok)

SOROTNUSANTARA.COM , Banjarnegara – Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Banjarnegara menerapkan kartu distribusi bagi pengungsi korban terdampak pergerakan tanah di Desa Suwidak dan Bantar Kecamatan Wanayasa serta Desa Gumingsir dan Kalitlaga Kecamatan Pagentan.

Kartu pengungsi tersebut berfungsi sebagai ceklis dan memperkuat data tentang keluarga, jumlah KK, apa saja yang telah diterima selama di pengungsian setelah di kroscek dengan hasil assesmen kebutuhan lanjutan untuk selanjutnya mempermudah proses distribusi bantuan.

Ketua Bidang Penanggulangan Bencana Alam PMI Kabupaten Banjarnegara Andri Sulistyo mengatakan, penggunaan kartu pengungsi dimaksudkan untuk mengontrol pergerakan pengungsi atau warga terdampak bencana.

Dengan demikian PMI selaku penyalur bantuan dapat mengetahui detail kebutuhan, maupun jenis bantuan yang telah diterima.

“Selain untuk tertib administrasi, langkah ini juga selalu kita lakukan agar transparasi bantuan dapat dilihat oleh siapapun, termasuk donatur dan penerimaan manfaat,” kata Andri, Jum’at (18/12/2020)..

Menurutnya, hal itu juga sebagai usaha untuk memberikan pelayanan yang terbaik bagi masyarakat secara profesional sehingga dapat dipertanggung jawabkan sesuai dengan amanah yang diberikan.

Untuk itu, dirinya telah meminta relawan yang bertugas di pos logistik dan administrasi agar bekerja secara teliti, jeli dan tanggap dalam merespon hasil assesmen sesuai dengan kebutuhan warga terdampak dan pengungsi. Bantuan harus disesuaikan dengan stok opname atau kondisi barang di gudang logistik.

Sementara, Ketua PMI Kabupaten Banjarnegara Amalia Desiana berharap upaya PMI dalam masa tanggap darurat tetap profesional sehingga memberi manfaat yang lebih untuk masyarakat. “Apa yang kita lakukan adalah sesuai dengan visi Palang Merah Indonesia, yakni terwujudnya pelayanan yang profesional dan berintegritas serta bergerak bersama masyarakat,” tandasnya.

Pelayanan dengan skala prioritas, sambungnya, juga kami terapkan sesuai dengan kebutuhan. Selain itu pihaknya juga lebih mengutamakan kelompok rentan. “Komitmen kami untuk selalu hadir dan dekat dengan masyarakat diharapkan nyata dalam memberikan pelayanan di berbagai sisi untuk kemanusiaan,” pungkasnya. (alw/arh)