,

Kadin Jateng ‘Paradigma Baru’ Siapkan Program Digitalisasi UMKM

oleh
Ketua Umum Kadin Jateng 'Paradigma Baru' Ali Abdul Rohman, ST saat memberikan pandangan dalam Rapimnas Kadin Indonesia 2020 di Jakarta (arh)

SOROTNUSANTARA.COM , Jakarta – Arus teknologi digital telah memberikan peluang besar bagi negara-negara di seluruh dunia. Pada era transformasi digital atau yang sering disebut Revolusi Industri 4.0 (Revolusi Industri Keempat), sangat penting meningkatkan daya saing UMKM sebagai motor ekonomi Nasional.

Hal itu dikatakan Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Jateng ‘Paradigma Baru’ Ali Abdul Rohman, ST saat memberikan pandangan dalam Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) Kadin Indonesia 2020 di Hotel Sultan Jakarta, Jumat (9/10/2020).

“Kami telah mempelajari survei primer pada UMKM ini menunjukkan bahwa 82 persen UMKM di Indonesia memiliki keinginan bertransformasi secara digital agar bisa menghadirkan produk dan layanan baru ke pasar,” kata Ali.

Ali melanjutkan, Kadin Jateng berkomitmen untuk membantu UMKM di Jawa Tengah untuk melakukan transformasi digital. Pelaku UMKM sadar akan pengalamannya jauh dari pasar. Untuk itu membutuhkan berbagai inovasi agar produknya lebih mudah dicari konsumen.

“Transformasi ini penting, untuk meningkatkan daya saing dan percepatan pertumbuhan ekonomi dari krisis pandemi akibat Covid-19. Namun kami menyadari digitalisasi membutuhkan proses perubahan mindset bisnis yang sangat fundamental. Dan hal ini membutuhkan pendampingan dan ketelatenan,” katanya.

Terkait cara meningkatkan proses produksi yang lebih efektif dan cepat, Ali menyatakan siap menjadi penghubung pelaku UMKM untuk mendapatkan peluang akses yang menguntungkan.

“Dalam hal ini Kadin menjembatani UMKM Jateng untuk mendapatkan akses bantuan dukungan alat produksi dengan skema kemitraan,” jelasnya.

Rapimnas Kadin 2020 juga mengukuhkan Kadin Artis Entrepreneur Indonesia yang diketuai artis Rizal Djibran.

Rizal Djibran mengaku senang mendapat kepercayaan menjadi ketua Kadin Artis Entrepreneur Indonesia. Ia berharap dengan adanya Kadin Artis Entrepreneur Indonesia supaya teman-teman artis bisa mandiri secara ekonomi di saat tidak ada job untuk main sinetron seperti dimasa pandemi sekarang ini.

“Karena pekerja seni tidak bisa dijadikan patokan. Kapan shooting kapan tidak, oleh karena itu, kita membuat opsi-opsi untuk mengajak semua artis bergabung agar bisa belajar bareng menjadi enterprenuer,” tandasnya. (arh)