Jurnalis Bela Negara Kunjungi Produsen Air Minum Kemasan Viva Celebrity

by
Jurnalis Bela Negara Kunjungi Produsen Air Minum Kemasan Viva Celebrity

sorotnusantara.com, BANDUNG,- Jurnalis Bela Negara (JBN) kunjungi produsen air minum distilasi beroksigen, Viva Celebrity, yang berlokasi di Jl. Korawa No.27, Kota Bandung, Selasa (8/10/2019) siang.

Kunjungan dari komunitas JBN yang diketuai oleh M. Gun Gun ini, diterima langsung oleh pemilik perusahaan Viva Celebrity, Peter S Simo Wibowo, SH.

Seusai berbincang dan ramah tamah, Peter mengundang rombongan JBN untuk meninjau proses produksi air minum dalam kemasan yang mampu mengolah sebanyak 60 ribu liter air perhari ini.

Dijelaskan oleh Peter, sumber air yang diolah dominan berasal dari mata air Manglayang dan Punclut.

“Air baku yang masuk, sebelum diolah kita lakukan terlebih dahulu tahap pengetesan, seperti zat padat terlarut. Jika tingkat ppm-nya diatas 70, rejected,” kata Peter dihadapan para jurnalis ini.

“Proses penyaringan dan demineralisasi air dilakukan dengan teknologi mutakhir,” ujarnya. “Termasuk diantaranya proses ozon, microbiologi dan infra red ray, sehingga menghasilkan air minum yang murni atau pure water,” tambahnya sambil menunjukkan lokasi proses yang dimaksud.

Perusahaan air minum dalam kemasan yang sudah eksis semenjak tahun 2005 ini, memproduksi beragam ukuran kemasan, mulai dari ukuran gelas, botol 335 ml, 600 ml, 1.500 ml dan ukuran galon.

“Distribusi pasar dari produk Viva Celebrity untuk saat ini masih di wilayah Jakarta dan Jawa Barat,” terang Peter.

Peter juga menjamin higienitas dari air minum yang diproduksinya. Ini dibuktikannya saat dilakukan pengetesan, diantaranya melalui alat ukur TDS (Total Dissolved Solids).

“TDS digunakan untuk mengukur kadar kemurnian air dari mineral anorganik. Pengujian ini sangat penting, karena air yang murni adalah hanya mengandung unsur Hydrogen dan Oksigen, dan tidak mengandung kadar mineral lainnya,” ungkapnya. Hasil pengetesannya sendiri menunjukkan angka 0 digit.

“Seiring perkembangan teknologi pengolahan air minum yang semakin berkembang, maka di tahun 2005 kami kembali berinovasi dengan membuat proses pengolahan air yang disempurnakan dari air minum sebelumnya yaitu Air Minum Distilasi atau Amidis menjadi air organik beroksigen dengan proses bio ceramic dan injeksi oksigen,” terang Peter.

“Kami menggunakan bahan yang telah memenuhi standart kualitas yang telah diterapkan oleh Departemen Kesehatan, Badan Pengawas Obat dan Makanan, Standar Nasional Indonesia, Kementerian Lingkungan Hidup, serta sertifikat Halal dari MUI,” ungkap Peter lagi.

Seperti diketahui, kualitas air minum harus diukur dari tiga aspek, yaitu Fisik, Kimiawi dan Biologis, aspek fisik yaitu bahan air minum tidak boleh berwarna, berbau, berasa dan keruh.

Sedangkan aspek kimiawi, yaitu bahan air minum tidak boleh mengandung unsur-unsur berbahaya dan beracun seperti logam berat (Hg, Ni, Pb, Zn, Ag) dan zat-zat beracun, seperti senyawa Hidrokarbon dan Deterjen, selain itu unsur-unsur kimia lainnya pun tidak boleh melebihi ambang batas yang telah ditentukan.

Pada aspek biologis, air minum tidak boleh mengandung mikroba khususnya bakteri e-Coli.

“Kami sangat fokus terhadap kualitas air, dan selalu mengedepankan standar mutu, yang pasti kami sangat menjamin kualitas air terbebas dari mineral anorganik,” tegas Peter.

“Air Viva Celebrity juga terbebas dari microbiologis karena air kami telah melalui serangkaian proses sterilisasi peniadaan bakteri melalui sinar Ultraviolet dan Ozonisasi,” pungkas Peter Sutirto Simo Wibowo. (Bgs|St)