,

Idul Fitri, Momen Merangkai Persaudaraan Sesama Manusia

by
Foto bersama : Rombongan Keuskupan Agung Semarang berfoto bersama dengan pengasuh PP Al Islah Tembalang, KH Amin Budiharjono beserta keluarga. (ft.doc)

SOROTNUSANTARA.COM | SEMARANG – Hari Raya Idul Fitri disebut oleh Pastor Kepala Campus Ministry Unika Soegijapranata Semarang Romo Aloys Budi Purnomo Pr sebagai momen merangkai persaudaraan sesama manusia.

“Silaturahmi ini sebagai sebuah ungkapan suka cita atas hari raya umat Islam dan perekat ukhuwah basyariyyah (persaudaraan sesama manusia),” ucapnya.

Hal ini dibuktikan dengan kunjungan Keuskupan Agung Semarang ke empat pondok pesantren yang ada di Kota Semarang, Kabupaten Semarang dan Kota Salatiga.

Rombongan Keuskupan Agung Semarang dipimpin langsung oleh Uskup Agung Semarang, Mgr. Robertus Rubiyatmoko, katanya, menuju empat pondok pesantren. Dalam rombongan tersebut diantaranya Romo Aloys Budi Purnomo Pr, Pastor selaku Kepala Campus Ministry Unika Soegijapranata yang berperan sebagai penghantar dan penghubung.

Selain itu, disertai juga Kuria Keuskupan Agung Semarang, yakni Wakil Uskup/Vokjend YR Edy Purwanto Pr, Sejend Andre MSF, seorang ekonom Ignatius Aria Dewanto SJ, Vikep Semarang Antonius Budi Wihandono Pr, dan Pastor Paroki Katedral Semarang Herman Joseph Singgih Pr.

Dikatakan lebih lanjut oleh Romo Budi, keempat Ponpes itu adalah Ponpes Al Islah Tembalang Semarang, Qoryah Thayyibah Kali Bening Salatiga, PPTI Al Falah Salatiga dan Ponpes Edhi Mancoro Gedangan, Kabupaten Semarang.

“Itu adalah rangkaian silaturahmi sesudah silaturahmi ke Masjid Agung Jawa Tengah, Pemkot Semarang dan Mapolda Jateng,” ujarnya.

Kata Romo Budi, silaturahmi tersebut bertujuan untuk merajut persahabatan dan persaudaraan dengan Umat Islam. “Hari Raya Idul Fitri menjadi momentum indah dalam rangka silaturahmi,” tuturnya.

Pondok Pesantren yang kita kunjungi, lanjutnya, memberikan sambutan yang istimewa. “Keramahan, keterbukaan dan kebersamaan merela indah,” bebernya.

Foto bersama : Rombongan Keuskupan Agung Semarang berfoto bersama dengan pengasuh PP Al Islah Tembalang, KH Amin Budiharjono beserta keluarga. (ft.doc)

Romo Budi berpendapat, Ponpes menjadi kawah candradimuka dalam mendidik kader-kader muda Islam dalam menanamkan ilmu agama, dan mencintai NKRI dan Bhinneka Tunggal Ika.

“Dalam silaturahmi kami sepakat untuk terus bekerjasama dalam rangka menjaga NKRI dan mewujudkan hidup bersama yang rukun dan damai,” tandasnya.

Dia menerangkan, di Al Islah, Rombongan Mgr. Rubi diterima KH Amin Budi Harjono dan keluarga dengan sajian Tari Sufi. Di Qoryah Thayyibah, Rombongan Mgr. Rubi disambut Kang Bahruddin dan keluarga. Selanjutnya di Al Falah, Mgr. Rubi disambut oleh Nyai Hajah Latifah Zoemri, Siti Rofiah, Siti Halimah dan KH Maksum yang memainkan harmonika dan Sholawat dalam melodi “Gloria”. Sementara di Ponpes Edi Mancoro, rombongan Uskup diterima oleh Gus Hanif. (arh)