Evaluasi Program Kerja, Ingatkan Tantangan Bagi PMI

by
Musyawarah Kerja Kabupaten Palang Merah Indonesia Kabupaten Batang

SorotNusantara.com , Batang – Ketua Dewan Kehormatan Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Batang Nasikhin mengingatkan tantangan yang harus dihadapi insan palang merah tak sama dengan masa-masa yang telah lalu.

“Saat ini tantangan bagi pengurus PMI adalah harus lebih inovasi lagi dalam menyusun rencana dan strategi dalam menggali sumber pendanaan bagi kelangsungan organisasi,” kata Nasikhin saat memberikan sambutan arahan Musyawarah Kerja Kabupaten (MUKERKAB) di Aula PMI Kabupaten Batang, Rabu (12/2/2020).

Pendanaan yang baik, lanjutnya, akan menjamin PMI untuk memberikan pelayanan dan program secara baik pula. Karena ia berpesan agar para pengurus maupun relawan dapat berkomunikasi dengan baik demi menjaga citra PMI tetap baik di masyarakat.

“Selalu melakukan koordinasi dengan baik kepada lintas sektoral khususnya dalam penanganan bencana, baik bencana alam maupun konflik sosial,” pesannya.

Musyawarah Kerja Kabupaten Palang Merah Indonesia Kabupaten Batang

Selain itu, Nasikhin juga memberikan apresiasi atas terlaksananya kegiatan penanggulangan bencana, bantuan pemugaran rumah tidak layak huni (RTLH), pelayanan darah, serta pembinaan dan pengembangan generasi muda PMI.

“Semua kegiatan terlaksana dengan baik, profesional dan dapat dipertanggung jawabkan secara akuntabel,” pujinya.

Karenanya, ia berharap adanya program kemanusiaan yang dilakukan bisa menumbuhkan masyarakat yang saling menguatkan sesuai prinsip PMI, “Saling berbagi dan gotong royong untuk misi kemanusiaan, untuk itu perlu dipertahankan dan ditingkatkan dan lebih inovatif lagi” tuturnya.

Sementara, Ketua PMI Kabupaten Batang Achmad Taufiq mengatakan, pihaknya membutuhkan dukungan dari semua pihak. Karena itu ia berharap agar organisasi mitra bisa lebih bersinergi dalam berbagai bidang dalam misi kemanusiaan.

“Program yang dilaksanakan manfaatnya sangat dirasakan langsung oleh masyarakat, sehingga keberadaan PMI lebih dirasakan pula oleh masyarakat,” ujarnya. (arh)