, ,

Dukung Pemkot, Ambulan PMI Semarang Siap Untuk Pasien Covid-19

oleh
Ambulan PMI Kota Semarang saat membawa pasien rujukan Dinas Sosial (ilustrasi)

SorotNusantara.com , Semarang – Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Semarang mendukung upaya Pemerintah Kota Semarang dalam melawan virus Corona. Menurut Humas PMI Kota Semarang Puji Yuniarto, dukungan tersebut meliputi berbagai hal, termasuk memberikan layanan Ambulan untuk pasien maupun jenazah korban virus yang menjadi wabah global tersebut.

“Kami siapkan pelayanan ambulan selama 24 jam apabila ada permintaan terkait pasien/jenasah Corona,” kata Puji saat diminta keterangan persnya, Jumat (10/4/2020).

Selain itu, lanjutnya, PMI Kota Semarang juga turut berperan aktif dalam mencegah atau memutus rantai penularan Covid-19 dengan memberikan pelayanan spraying desinfektan kepada seluruh masyarakat dengan sasaran fasilitas umum atau fasilitas sosial, “Kita berikan juga layanan penyemprotan di tempat ibadah, gedung pendidikan dari PAUD sampai Perguruan Tinggi, Ponpes, tempat kesehatan, gedung pemerintahan, tempat publik hingga lingkungan RT tanpa dipungut biaya kecuali perusahaan dibebankan biaya spraying sebesar 500.000 dimasukkan sebagai donasi bencana,” ungkapnya.

Kepala Markas PMI Kota Semarang Endang Puji Astuti menegaskan, kesiapan PMI Kota Semarang karena sejak Februari lalu telah mengikuti rapat koordinasi pencegahan virus Corona yang digelar oleh PMI Provinsi Jawa Tengah, “Alhamdulillah, setelah rakor PMI se Jawa Tengah pada tanggal 11 Februari kemarin, langsung dilanjutkan kita sudah menindaklanjuti dengan rapat pleno pengurus untuk membentuk tim kesiapsiagaan dan respon Covid 19,” ungkapnya.

Disebutnya, tugas tim melakukan melakukan sosialisasi, edukasi dan promosi kesehatan kepada staf dan relawan serta masyarakat umum, baik secara langsung maupun lewat media cetak, media elektronik dan media sosial, “Kami juga memasang tempat cuci tangan hand wash dan hand sanitizer di tempat pelayanan dan kantor PMI, dan tempat-tempat umum, spraying desinfektan di fasilitas umum seperti ibadah, sekolah dan perkampungan dengan cuma-cuma, akan tetapi untuk perusahaan dan instansi profit kami kerjasama mohon dukungan untuk pembelian obat disinfektannya,” jelasnya.

Ambulan PMI Kota Semarang saat membawa pasien rujukan Dinas Sosial (ilustrasi)

Keputusan tersebut, lanjutnya, karena mengikuti instruksi Wali Kota Semarang saat apel sebelum spraying bersama, “Kalau perusahaan dan kantor profit supaya melakukan spraying mandiri. Spraying sudah kita lakukan mulai tanggal 20 Maret 2020 sampai sekarang masih banyak permintaan,” bebernya.

Endang melanjutkan, pihaknya juga tetap memberikan bantuan layanan mobil ambulan dan mobil jenasah, namun karena terbatasnya APD standart yang dimiliki, untuk Covid-19 harus diseleksi karena memang itu tugas utama rumah sakit, bukan PMI, “Untuk masyarakat yang terdampak langsung (ODP dan PDP) yang memerlukan bantuan, PMI memberikan bantuan logistik berupa sembako dan perlengkapan mandi untuk 1 bulan,” ucapnya.

Disebutnya, 5 keluarga atas permintaan dari aparat setempat dan yang bersangkutan memang sangat membutuhkan sejak menjadi ODP, “Mereka tidak boleh keluar rumah untuk bekerja, jadi dengan pemberian paket tersebut harapannya mereka tenang dan tidak panik dengan kondisinya,” jelasnya.

Ia juga mengimbau pada masyarakat untuk bergotong royong mendukung keluarga ODP dengan tujuan mengurangi sebagian beban penderitaannya, “Selalu kita katakan bahwa jauhi penyakitnya, bukan orangnya,” tegasnya.

Sebagai motivasi, ia meminta masyarakat untuk yakin bahwa pemerintah telah berusaha untuk menangani Corona dengan sungguh-sunguh. Oleh karena itu ia mengimbau untuk menaati semua anjuran pemerintah supaya bisa memutus mata rantai tersebarnya virus Corona, “dan utamanya jangan lupa untuk selalu mendekatkan diri pada Allah SWT karena hanya Dia yang mampu menolong semua makhlukNya dan yakinlah bahwa Allah tidak akan memberi cobaan yang melebihi batas kemampuan manusia. Karena itu harus tetap sabar dan tawakal dalam menjalani semua ini. Pasti pada waktunya nanti akan berakhir,” pesannya. (arh)