Disdik Jabar Tuntut Mutu Pengawas SLB, SMA Dan SMK Harus Standar Angka Penilaian Lima

by -753 views
Disdik Jabar Tuntut Mutu Pengawas SLB, SMA Dan SMK Harus Standar Angka Penilaian Lima

BANDUNG, sorotnusantata.com,- Gubernur Jawa Barat melalui Asisten Daerah I, Drs. H. Daud Ahmad, M.A.P., membuka acara Musyawarah Kerja Pengawas Sekolah (MKPS) jenjang SLB/SMA/SMK Provinsi Jawa Barat, bertempat di Aula Ki Hajar Dewantara, Jl. Dr . Radjiman, Kota Bandung, Rabu (20 /2/2019).

Daud Ahmad pada sambutannya mewakili Gubernur Jabar pada kegiatan tersebut menyampaikan, Para Pengawas sesuai tupoksinya agar mampu berkontribusi dalam jabatannya yang strategis di penyelenggaraan pendidikan, terutama mencakup pengawasan di Bidang Akademik dan Managerial pada Satuan Pendidikan yang telah ditetapkan.

Sebagaimana harapan Gubernur Jabar, Ridwan Kamil, Pengawas Sekolah harus menjalankan visi misi tahun 2018 – 2023, yakni mewujudkan Jabar Juara dengan inovasi dan kolaborasi.

“Pada 5 misi di Pemerintah Provinsi Jabar, diantaranya yang terkait dengan pendidikan ada di misi ke dua, yaitu untuk melahirkan manusia Jawa Barat yang Bahagia, Berkualitas, Produktif dan Berdaya SaingĀ  dengan Strategi Misi yang digunakan di Bidang Pendidikan antara lain Meningkatkan Peran Strategis Sekolah Vokasi, Aksesibilitas Pendidikan untuk semua, Partisipasi Sekolah dan Gizi Siswa, Meningkatkan Kualitas SMK serta Meningkatkan Literasi Masyarakat, juga Peran Perguruan Tinggi dalam Pembangunan,” terang Daud Ahmad di depan para Pengawas.

Di sela kegiatan tersebut, disampaikan juga oleh Kadisdik Jabar, Dr. Hj. Dewi Sartika, pada pewarta Sorot Nusantara, “Terkait revitalisasi para Pengawas SLB / SMA/ SMK Provinsi Jabar, para Pengawas ini harus mampu membuat Peta dan memperlihatkan Mutu, karena mereka bagian dari Penjamin Mutu dan Peningkatan Mutu. Dalam tupoksinya yang mempunyai peran Strategis,” Kata Dewi.

Ia menambahkan, “Pengawas juga harus mempunyai alat ukur berupa instrument agar kami bisa balance untuk program selanjutnya, seperti apa program kedepan sebagai supervisi managerial dan akademik, dan tentunya harus standar di angka penilaian lima,” ungkap Kadisdik jabar mengakhiri keterangannya. [Farida]

Asda I Pemprov Jabar, Drs. H. Daud Ahmad, M.A.P.