Dari Masjid Al Wali Ketileng DMI Kota Semarang Lakukan Penyemprotan Disinfektan

by
Ketua DMI Kota Semarang, H. Achmad Fuad, didampingi H. Abdul Ghofar, H. Sun Djok San selaku Tarmir Masjid Al Wali Ketileng, Ketua PW Prima DMI Ahsan Fauzi, melakukan seremonial penyemprotan disinfektan di Masjid Al Wali, Ketileng, Tembalang.

SorotNusantara.com , Semarang , Pandemi Corona Virus Disease atau Covid-19 masih menjadi topik yang hangat diperbincangkan masyarakat. Netizen bahkan ramai menyuarakan tagar lawan corona (#lawancorona) dan di rumah saja (#dirumahsaja).

Pimpinan Daerah (PD) Dewan Masjid Indonesia (DMI) Kota Semarang turut melawan dengan memulai melakukan penyemprotan disinfektan yang dimulai di Masjid Al-Wali, Ketileng, Tembalang, Kota Semarang, Jawa Tengah.

“Penyemprotan disinfektan ini adalah ihtiar DMI Kota Semarang membantu Pemerintah untuk mengurangi peredaran Covid-19 yang semakin meningkat,” kata Ketua DMI Kota Semarang, H. Achmad Fuad, Rabu (25/3/2020).

Fuad mengaku prihatin atas virus yang mengakibatkan muncul kebijakan batasan sosial bagi warga Kota Semarang, khususnya umat Islam yang terpaksa harus Salat Jumat di rumah, “Kami bersama Remaja DMI Kota Semarang dan Jateng tergerak untuk melakukan penyemprotan semata-mata ingin membantu pemerintah menangani Covid-19,” ujarnya.

Selain itu, lanjutnya, agar keberadaan organisasi kian terasa di tengah masyarakat, DMI harus bisa menetramkan umat, DMI dan para remaja masjid harus bahu membahu bersatu melawan Corona.

Menurut Fuad, rencana penyemprotan ke masjid-masjid di 16 kecamatan Kota Semarang sudah terjadwal dengan baik. Bahkan, masjid yang telah selesai disemprot akan ditempel stiker yang menerangkan bahwa masjid ini sudah disemprot disinfektan oleh PD DMI Kota Semarang lengkap dengan tanggal. Hal ini untuk menghindari adanya penyemprotan berulang di satu masjid dalam jangka waktu singkat

PD DMI Semarang bersama #BARISANPRIMA melakukan doa bersama sebelum penyemprotan

“Hari ini yang sudah disemprot disinfektan oleh relawan remaja DMI Kota Semarang ada tiga masjid. Al Wali, Al Maghfur, dan Baiturrohim di Kecamatan Tembalang. Adapun Candisari akan dialihkan mengingat sudah disemprot. Lalu, Semarang Timur, Gayamsari, Ngaliyan, Tugu, Gajahmungkur, Mijen, Semarang Utara, Semarang Tengah, Genuk, Pedurungan, Banyumanik, dan Semarang Selatan, akan dilaksanakan hari berikutnya,” ungkapnya.

Dalam kesempatan tersebut, Fuad juga mengingatkan agar takmir masjid sebisa mungkin mencermati dan melaksanakan imbauan MUI terkait dengan peniadaan salat Jumat dan jamaah lima waktu di masjid di masa pandemi ini.

“Mari untuk sementara waktu, kita berjamaah di rumah sebagaimana imbauan MUI. Walau berat rasanya, bagaimanapun itu untuk mencegah madarat yang lebih besar mewabahnya Corona. Jadi, tidak ada salahnya melakukan hal itu,” pesannya.

Menegaskan peran DMI, Takmir Masjid Al Wali, H. Sun Djok San mengatakan, DMI sebagai organisasi tingkat nasional bertujuan mewujudkan fungsi masjid sebagai pusat ibadah, pengembangan masyarakat dan persatuan umat. Karena itu sudah selayaknya program tersebut dilakukan.

“Program penyemprotan perlu dilanjutkan sebagai wujud kepekaan sosial terhadap ancaman kesehatan masyarakat di lingkungan masjid,” ringkasnya. (arh)