Dansektor 21 Satgas Citarum Sampaikan Edukasi PHBS Di Cicalengka, Ajak Warga Disiplin Kelola Sampah Rumah Tangga

oleh
Dansektor 21 Satgas Citarum Sampaikan Edukasi PHBS Di Cicalengka

KAB. BANDUNG, sorotnusantara.com,- Komandan Sektor 21 Satgas Citarum Kolonel Inf Yusep Sudrajat, S.IP., M.Si., hadir selaku salasatu narasumber pada kegiatan FGD (Focus Group Discussion) terkait dengan edukasi PHBS (Perilaku Hidup Bersih dan Sehat) yang dilaksanakan di Aula Kecamatan Cicalengka, Kabupaten Bandung, Senin (22/6/2020).

Turut hadir pada kesempatan tersebut, antara lain Kepala Desa/Perwakilan dan pegiat PKK di wilayah Kecamatan Cicalengka, Camat Cicalengka H. Entang Kurnia, SE., M.S.i., Danramil Cicalengka Kapten Arm Tedi Sopian, Kapolsek Cicalengka AKP Aep Suhendi, S.H., serta Indah Dwiyanti dari Diskominfo Provinsi Jawa Barat.

Komandan Sektor 21 Citarum Harum Kolonel Inf Yusep Sudrajat giliran pemaparannya menyampaikan terkait dengan manfaat dan permasalahan DAS Citarum.

Disebutkannya bahwa keberadaan DAS Citarum memiliki manfaat dan nilai sumber daya strategis, mulai dari pasokan air bersih yang dibutuhkan pesawahan dan air minum, serta energi listrik yang mengaliri Jawa dan Bali melalui waduk Jatiluhur, Saguling dan Cirata.

Salasatu permasalahan pokok yang ada di Citarum, adalah persoalan sampah rumah tangga yang merupakan persoalan yang rumit dan mahal untuk saat ini. Lantaran kapasitas TPA Sarimukti belum sebanding dengan volume sampah yang dihasilkan masyarakat yang ada di Bandung Raya.

“Jadi kalau kita hanya mengandalkan pemerintah, tidak akan berhasil. Untuk itu pentingnya peran mulai dari lingkungan keluarga (pengelolaan sampah),” ujar Dansektor 21.

Ia mencontohkan, solusi permasalahan sampah dengan menggunakan program 3R (Reuse, Reduce dan Recycle). “Kelihatannya mudah, tapi apakah tiap rumah tangga sudah melaksanakan? Ternyata memang tidak mudah dilakukan, diperlukan kebiasaan dan disiplin, mulai dari diri sendiri dan keluarga,” ajaknya.

Dalam kesempatan tersebut, Komandan Sektor 21 juga menyampaikan upaya yang telah dilakukan guna mengatasi permasalahan sampah rumah tangga dan plastik. Mulai dari pengadaan bak sampah, mesin incinerator, hingga penerapan zero waste di lingkungan sekolah, khususnya di Kota Cimahi.

Selain pengadaan sarana fisik, Satgas Sektor 21 yang terdiri dari 18 Subsektor yang tersebar di Kota Cimahi, Kabupaten Bandung, dan Kabupaten Sumedang, selama dua tahun ini telah menyampaikan edukasi dan sosialisasi Citarum Harum ke sekitar 200 ribu warga melalui sosialisasi terpusat dan door to door yang dilakukan setiap hari, disamping kegiatan rutin di sungai.

“Jumlah sebanyak itu belum cukup bila dibandingkan dengan jumlah warga yang ada di wilayah sektor 21 (Cimahi, Kab Bandung, Sumedang),” ungkapnya.

Sebelum mengakhiri paparannya, Dansektor 21 Kol Inf Yusep Sudrajat mengajak peserta yang hadir dalam kegiatan FGD, untuk mulai menyadari potensi dan permasalahan yang terjadi di DAS Citarum dan mengaplikasikan perilaku hidup bersih dan sehat, mulai dari diri sendiri, keluarga hingga lingkungan desa.

“Semoga apa yang saya sampaikan hari ini, bisa bermanfaat dan diterapkan di lingkungan masing-masing,” harapnya.

Menanggapi pertanyaan dan pernyataan dari tiap perwakilan desa yang ada di Kecamatan Cicalengka. Dansektor 21 sangat mengapresiasi dan mencatat setiap masukan yang disampaikan dari para peserta FGD.

Antara lain penindakan terhadap warga yang kedapatan buang sampah di tempat yang tidak seharusnya. Dansektor 21 meminta, baik warga atau perangkat kewilayahan untuk mendokumentasikan.

“Bisa melalui foto dan video, kirimkan ke Satgas Subsektor di Cicalengka atau langsung ke saya,” ujar Kolonel Yusep.

Seperti yang sudah kami lakukan, lanjut Dansektor 21, kalau ada yang kedapatan membuang sampah sembarangan dengan bukti dokumentasi (foto dan video), kita akan berikan sanksi sosial, berupa korve di sungai bersama satgas di DAS Citarum selama 14 hari,” tegasnya. ****