Dansektor 21 Dan DLH Kota Cimahi Genjot Zero Waste Di Tingkat Sekolah, SDN Cipageran Mandiri I Jadi Percontohan

by
Dansektor 21 Dan DLH Kota Cimahi Genjot Zero Waste Di Tingkat Sekolah, SDN Cipageran Mandiri I Jadi Percontohan

sorotnusantara.com, CIMAHI,- Dansektor 21 Satgas Citarum Kolonel Inf Yusep Sudrajat, S.IP., M.Si., melaksanakan giat kunjungan ke SDN Cipageran Mandiri I bersama dengan Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Cimahi untuk meninjau kegiatan program zero waste dan pengurangan sampah plastik di sekolah tersebut, Senin (20/1/2020).

Kehadiran Dansektor 21 beserta jajaran Satgas Citarum Subsektor 21-14/Cimahi Utara dan Kepala DLH Kota Cimahi ini cukup menarik, karena diawali dengan mengikuti upacara bendera bersama siswa dan para guru.

Pada kesempatan itu, Dansektor 21 menyampaikan perkenalannya dan sekilas menerangkan tentang program Citarum Harum kepada para peserta upacara serta sekaligus ingin membuktikan bahwa para murid telah terbiasa dengan membawa tempat minum dan makan sendiri dari rumah.

Usai kegiatan upacara, dijelaskan oleh Dansektor 21 kepada wartawan terkait kunjungannya bersama DLH Kota Cimahi ke sekolah tersebut. “Hari ini, Senin tanggal 20 Januari 2020, Satgas Citarum Harum Sektor 21 melaksanakan kegiatan kolaborasi dengan DLH Kota Cimahi dan pihak sekolah dari SDN Cipageran Mandiri I. Kita menyasar masyarakat potensial dalam hal ini anak-anak yang memang harus kita berikan pencerahan tentang kebersihan,” jelasnya.

Lebih lanjut diterangkan oleh Dansektor 21, “Program zero waste atau nol sampah di tingkat sekolah akan kita mulai dari SDN Cipageran Mandiri I Kota Cimahi. Kegiatannya adalah anak-anak yang jumlahnya disini cukup besar, sekitar 1.700 siswa, diwajibkan membawa tempat air minum atau tumbler dengan wadah tempat makan. Jadi, kalaupun anak-anak jajan makanan di luar, tempat makannya bawa sendiri. Itu tentunya bisa mengurangi sampah plastik,” terangnya.

Tampak penjual jajanan di sekitar sekolah jenisnya bervariasi, dan umumnya menggunakan kemasan plastik sekali pakai.

“Kita setelah ini dalam waktu dekat akan melanjutkan kolaborasi dengan mengundang kepala sekolah mulai SD, SLTP dan SLTA yang ada di Kota Cimahi untuk menegaskan kembali program zero waste di tingkat sekolah, dan SDN Cipageran Mandiri I ini yang akan menjadi salasatu percontohan,” pungkas Dansektor 21 Satgas Citarum Kolonel Inf Yusep Sudrajat.

Meski tidak merencanakan kegiatan kunjungan ini awal, ternyata SDN Cipageran Mandiri I ini telah melaksanakan gerakan mengurangi sampah dari sumber. “Ini terbukti walaupun kehadiran kita tidak direncanakan dulu lebih awal, banyak anak sekolah atau murid yang sudah membawa tempat air minum dan tempat makan. Jadi ini sudah berjalan,” kata Kadis LH Kota Cimahi, M. Ronny, dihadapan awak media.

Diakui oleh Ronny, sosialisasi oleh pihaknya terkait pengurangan sampah ini pernah dilakukan namun tidak kontinyu. “Kita saat ini berkolaborasi dengan Sektor 21 Satgas Citarum, mudah-mudahan bisa kontinyu dan seluruh sekolah terlibat dalam kegiatan zero waste ini,” harapnya.

Dansektor 21 Satgas Citarum Kolonel Inf Yusep Sudrajat saat diwawancarai wartawan, didampingi oleh Kadis LH Kota Cimahi, M. Ronny (kanan), dan Kepala Sekolah SDN Cipageran Mandiri I, Tri Sayekti (kiri), Senin (20/1/2020).
Kepala Sekolah SDN Cipageran Mandiri I Dorong Kurangi Sampah Plastik Sejak Tahun 2014

Program zero waste terutama sampah plastik yang kini sedang digalakkan, diterangkan oleh Kepala Sekolah SDN Mandiri I, Tri Sayekti, telah dilakukannya sejak tahun 2014 atau saat pertama menjabat di sekolah tersebut.

“Sebetulnya program ini sejak saya datang ke sekolah ini pada tahun 2014. Saya sarankan kepada anak-anak untuk membawa tempat minum atau tumbler yang bisa dicuci dan digunakan kembali serta membawa tempat makan,” jelasnya.

“Selain kepada anak dan guru, sosialisasi kepada orang tua murid juga dilakukan pada tiap ajaran baru, sosialisasi sampai dengan diterangkannya cara penggunaan tempat makanan. Misalnya, orang tua murid sibuk sehingga tidak sempat membekali makanan, disarankan anak membawa tempat makanan kosong ke sekolah, jadi kalau jajan menggunakan tempat makanan itu, kemudian habis digunakan langsung dicuci,” beber Tri.

Namun diungkapkan oleh Tri Sayekti, membentuk kebiasaan kepada anak didiknya itu bukanlah hal mudah.

“Untuk membentuk kebiasaan seperti itu kadang agak susah, makanya hari ini saya bersyukur sekali dengan kedatangan bapak-bapak pejabat kesini dan juga wartawan, mudah-mudahan anak-anak semakin termotivasi dan lebih semangat untuk menyukseskan program zero waste dan Citarum Harum,” harapnya lagi.

“Harapan kedepannya, Cipageran tidak ada lagi sampah,” ujar Tri Sayekti.

Kini, di SDN Cipageran Mandiri I ada program bawa sampah dari rumah, “Hari Senin programnya adalah membawa sampah plastik. Pihak sekolah bekerjasama dengan Bank Samici (Bank Sampah Induk Cimahi), sehingga sampah tersebut bermanfaat,” pungkas Tri Sayekti.

[St]