Covid-19 Meningkat, Perhimpunan Dokter NU Jawa Tengah Buka Posko Siaga Covid-19

oleh
Peresmian Posko Siaga Covid-19 PDNU Jateng di Tugurejo, Kecamatan Tugu, Kota Semarang. [ft.docpdnu]

SorotNusantara.com , Semarang – Data jumlah kasus positif Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) di Indonesia yang diakses melalui situs resmi pemerintah sebanyak 13.645 pada hari Jumat dan dalam waktu 24 jam melonjak menjadi 14.032.

Menyikapi peningkatan grafik tersebut, Persatuan Dokter Nahdlatul Ulama (PDNU) Jawa Tengah membuka Posko Siaga Covid-19 di Semarang.

“Tim Satgas PDNU nantinya akan melakukan tugasnya di berbagai wilayah di Jawa Tengah, sebagai awal pergerakan, tim bergerak di Kota Semarang, khususnya wilayah Tugu dan Gajah Mungkur,” kata ketua tim Satgas Covid-19 PDNU dr. Ferry Firmansyah disela kegiatan Posko Siaga Covid-19 Tugurejo, Senin (11/5/2020).

Disamping itu, sambungnya, Satgas Covid-19 PDNU juga telah menyiapkan tim media untuk memberikan edukasi kepada masyarakat melalui media online maupun media sosial dengan mengkampanyekan pola hidup sehat, klarifikasi dan menekan beredarnya hoax terkait dengan Covid-19.

“Semoga yang kita lakukan ini memberikan dampak positif untuk menangani kasus kesehatan yang menghebohkan dunia ini,” ujarnya.

Sebelumnya, Ketua PDNU Jawa Tengah dr. Suhardiyono., SpOT dalam rapat pembentukan satgas bentukan badan otonom (Banom) NU tersebut mengatakan, satgas bertugas membantu percepatan penanganan Covid-19 di Jawa Tengah.

“Adapun tugas Satgas Covid-19 PDNU, yakni melakukan edukasi dan bimbingan kepada masyarakat terkait bahaya Covid-19. Disamping itu, tim akan melakukan upaya-upaya pencegahan seperti melakukan penyemprotan, pembagian masker dan pamflet,” jelasnya.

Suhadiyono melanjutkan, upaya tersebut diharap dapat meminimalisir dampak-dampak yang diakibatkan oleh Covid-19, baik dari sisi ekonomi, kesehatan dan keamanan, “Jadi, ini merupakan bentuk kepedulian para dokter di lingkungan Nahdlatul Ulama Provinsi Jawa Tengah yang prihatin dengan semakin merebaknya Covid-19,” ungkapnya.

Dengan adanya tim dari dokter NU tersebut, ia mengajak para organisasi badan otonom NU dan pihak-pihak yang peduli dengan keselamatan bangsa untuk bergerak bersama tim Satgas PDNU Jawa Tengah.

“Kami juga mendorong serta mengajak masyarakat dan pihak-pihak lain untuk bersama-sama dengan PDNU membantu meminimalisir dampak-dampak yang diakibatkan oleh Covid-19 baik dari sisi ekonomi, kesehatan maupun dari sisi keamanan.” Tambah dr Suhardiyono

Peresmian Posko Siaga Covid-19 PDNU Jateng di Tugurejo, Kecamatan Tugu, Kota Semarang. [ft.docpdnu]
Sementara, sekretaris Kantor Kecamatan Tugu, Mustaqim saat menghadiri pembukaan posko pada Minggu (10/5/2020) mengatakan, Muspika Kecamatan Tugu merasa terbantu sekali dengan adanya Satgas Covid-19 PDNU Jawa Tengah.

“Kami sudah bergerak setiap hari melakukan imbauan kepada masyarakat, namun masih banyak pula yang belum memahami bahaya Covid-19 ini, apalagi sekarang ditemukannya OTG (orang tanpa gejala) yang positif terkena virus Corona,” akunya.

Meski demikian, ia mengaku masih banyak masyarakat yang nampak mengacuhkan standart prosedur kesehatan pencegahan Covid-19. Dengan adanya tim satgas dari para dokter NU dia berharap mampu menyadarkan masyarakat yang masih enggan mematuhi prosedur kesehatan.

Koordinator Lapangan Satgas Covid-19 Gus Maksum menambahkan, tim Satgas Covid-19 PDNU Jateng juga akan melakukan tim akan melakukan patroli bersama Banser untuk menyerukan imbauan pemerintah kepada masyarakat agar tidak menyepelekan bahaya Covid-19, “Untuk tim yang mobile, keliling sudah terjadwal. Kita akan muter dikawal Banser,” pungkasnya. (arh)