Cancut Taliwanda Ansor Kabupaten Magelang, Inspirasi PBNU Masa KH Wahab Chasbullah

oleh
Pelantikan GP Ansor Kabupaten Magelang (dok)

SOROTNUSANTARA.COM , Kab. Magelang – Ketua Pimpinan Cabang (PC) Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kabupaten Magelang M Arif Sholihan mengajak giat bersama dengan tagline Cancut Taliwanda. Menurutnya, hal tersebut terinspirasi dari KH Wahab Hasbullah yang menggunakan istilah tersebut semasa menjadi Rais Aam Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) pada tahun 1961.

Dijelaskan, cancut taliwanda merupakan sebuah petuah bijak masyarakat Jawa yang berarti bersegera berangkat mengerjakan tugas, semangat bekerja dan pantang menyerah menghadapi rintangan apapun.

“Kiai Wahab menjadi inspirasi kami, Ansor Kabupaten Magelang untuk bergerak masa khidmat 2019-2023,” kata Arif dalam pelantikan yang digelar di Pondok Pesantren An Nawawi 02 Dusun Saren, Desa Purwosari, Kecamatan Salaman, Kabupaten Magelang, Sabtu (29/8/2020).

Lebih lanjut ia menegaskan komitmen untuk berjuang menjaga akidah Aswaja NU, dan keutuhan NKRI sesuai yang telah digariskan oleh organisasi Ansor. “GP Ansor Magelang akan berusaha menggalang kekuatan lahir batin agar kader-kader yang sudah ada dapat memaknai betul bahwa dirinya sebagai kader Ansor. Siapapun dan darimanapun asalnya, setelah masuk Ansor, maka hanya ada satu baju yaitu Ansor,” tandasnya.

Oleh karenanya, Ansor Kabupaten Magelang tidak akan asal-asalan dalam menjalankan organisasi mengabdi bagi masyarakat. Melainkan terstruktur dan terkoordinir dengan tetap meningkatkan kualitas pengabdian, “Kader Ansor juga harus ngaji, belajar situasi, mempelajari situasi, mencoba untuk menganalisa keadaan, bersama-sama untuk mencari solusi yang cerdas. Catatannya, tidak hanya pandai menganalisa, namun mampu mencari solusi-solusi cerdas,” ujarnya.

Pelantikan GP Ansor Kabupaten Magelang (dok)

Sementara, Ketua Tanfidziyah Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Magelang KH Ahmad Izzuddin berpesan untuk ikhlas dan tanpa pamrih. Sebab, adanya harapan akan menghasilkan kekecewaan jika hasil berbanding terbalik, “Berkhidmah di NU harus didasari nilai keikhlasan. Kalau banyak berharap pasti hasilnya akan kecewa,” ujarnya.

Wakil Bupati Magelang Edi Cahyana yang hadir dalam kesempatan itu mengapresiasi Ansor-Banser telah berbuat banyak hal yang bermanfaat bagi masyarakat. Oleh karena itu, Edi mengingatkan pentingnya meningkatkan ilmu pengetahuan untuk memperkuat kinerja Ansor.

“Banyak sekali kiprah Ansor-Banser sebagai bagian dari cinta tanah air dan bangsa. Kader Ansor-Banser jangan hanya besar dan kuat fisiknya, namun pengetahuannya harus diisi dan ditingkatkan,” pesannya.

Perlu diketahui, selain pelantikan PC GP Ansor Kabupaten Magelang masa khidmat 2019-2023, juga dilaksanakan pelantikan Pimpinan Anak Cabang (PAC) GP Ansor Kecamatan Salaman untuk masa khidmah 2020-2022. Dengan menerapkan protokol kesehatan pencegahan Covid-19, acara ditutup dengan mau’idlah hasanah Syuriah PBNU KH Said Asrori.

Ditambahkan, hadir dalam acara tersebut, Ketua PW GP Ansor Jawa Tengah H Solahudin Aly, jajaran PCNU beserta lembaga dan Banom, PAC se-Kabupaten Magelang, Forkompimda, Forkompimcam, OKP se-Kabupaten Magelang, beberapa SKPD, Ketua DPRD Kabupaten Magelang beserta beberapa DPRD, KPU-Bawaslu, Ketua PC GP Ansor Temanggung, Ketua PC GP Ansor Kabupaten Wonosobo, Ketua PC GP Ansor Boyolali, dan Ketua PC GP Ansor Purworejo. (arh)