Bersama Microsoft, YPI Nasima Semarang Targetkan Sekolah Digital Bertaraf Internasional

oleh
Ketua YPI Nasima Semarang Indarti Suhadisiwi saat memberikan sambutan

SorotNusantara.com , Semarang – Yayasan Pendidikan Islam (YPI) Nasima Semarang menegaskan target Sekolah Nasima jadi sekolah bertaraf internasional berbasis digital. Hal ini dikatakan Ketua YPI Nasima Indarti Suhadisiwi dalam Pelepasan Peserta Didik Kelas Akhir SMP Nasima Semarang.

Dalam kesempatan itu menyebut kerjasama dengan Microsoft yang telah berjalan saat ini diharap menjadi langkah kongkrit dalam mewujudkan target pendidikan yang dicanangkan Nasima.

“Nasima akan konsisten dan semakin effort untuk mewujudkan sekolah bertaraf internasional dan berbasis digital,” kata Indarti menegaskan, Sabtu (20/6/2020).

Berbekal ragam kompetensi maupun akhlak mulia, ia juga meminta para siswa yang telah dinyatakan lulus untuk mulai bereksplorasi dalam mengembangkan diri untuk meraih cita-cita.

Sebelumnya, Kepala Sekolah SMP Nasima Dwi Astuti mengungkapkan hal senada dalam sambutannya. Menurut dia, para peserta telah melalui proses pendidikan dan pengajaran dengan berbagai prestasi yang membanggakan. Dia sebutkan beberapa diantaranya prestasi dalam even lomba sains, robotika maupun atletik di berbagai tingkatan.

Kiral Destarata Demosphilo Zimraan yang mewakili siswa angkatan menyatakan keinginannya melihat para lulusan SMP Nasima Semarang ada dalam jajaran orang-orang sukses. Disebutnya beberapa profesi seperti pemimpin, profesor, seniman yang karyanya abadi, influenser yang sukses.

Meski demikian, peraih nilai terbaik tersebut menegaskan pentingnya akhlak yang terpuji. “Yang terpenting, tetap mengedepankan akhlakul karimah,” ujarnya.

Ketua YPI Nasima Semarang Indarti Suhadisiwi saat memberikan sambutan Pelepasan Peserta Didik SMP Nasima Semarang. [arh]
Kepada teman-temannya, Kiral mengingatkan jasa orang yang menuntun dalam jalan kesuksesan. “Kita berhasil bukan karena kita sendiri, tapi karena jasa guru, orang tua yang telah membimbing,” pesannya.

Mewakili orang tua murid, Sukirman mengatakan, banyak hal perlu dipertimbangkan sehingga acara pelepasan berlangsung tak seperti biasanya. Meski demikian, ia menyatakan di penghujung tingkat pendidikan saat ini bukan momentum perpisahan tapi tetap menjalin silaturahmi, baik antar siswa, antara siswa dengan guru, maupun antara orang tua murid dengan guru.

Diakuinya, manajemen sekolah SMP Nasima yang luar biasa dalam membangun karakter mental maupun spiritual sehingga membuat suasana belajar yang menghasilkan siswa berprestasi, berani bersaing, “Dari pertama sekolah sampai sekarang ini sangat luar biasa,” katanya.

Menurutnya, YPI Nasima memiliki keunggulan tersendiri diantara sekolah lain yang mengejar prestasi. “Banyak yang mengedepankan prestasi, tapi meninggalkan keagamaan. Banyak yang mengejar prestasi tapi meninggalkan karakter anak,” ujarnya.

Difasilitasi oleh Microsoft Team, kegiatan yang berlangsung dengan memanfaatkan kecanggihan perkembangan teknologi digital tersebut berlangsung di gedung SD Nasima Jalan Puspanjolo Selatan, Bojong Salaman, Semarang Barat, Kota Semarang, Jawa Tengah.

Mewakili Pimpinan Microsoft Team Obert Hoseanto turut berpesan untuk berpikir positif adanya pandemik. Yakni memaknai acara pelepasan dengan kenangan yang berbeda dari tahun lainnya. Menurutnya, acara pelepasam di tahun ini perlu dipandang menjadi sesuatu yang unik dan tidak dialami lulusan sebelumnya.

Di akhir sambutan, ia menyatakan ingin Sekolah Nasima menjadi contoh bagi sekolah di Jawa Tengah, bahkan di Indonesia dalam kesiapannya memperhatikan laju teknologi. (arh)