Berkebun Di Lahan Terbatas Menggunakan Barang Bekas

oleh
Berkebun Di Lahan Terbatas Menggunakan Barang Bekas

BANDUNG, sorotnusantara.com,- Sulitnya lahan untuk berkebun di sekitar rumah terutama di wilayah perkotaan, tidak berarti hobi bercocok tanam sayuran tidak bisa dilakukan. Karena kini dengan tempat yang sangat terbatas pun ternyata bisa bercocok tanam sayuran dengan peralatan dan media tanam yang cukup mudah didapat.

Seperti yang dilakukan oleh M. Irfan, pria berkacamata yang kesehariannya berprofesi sebagai insan jurnalis inipun tidak ingin ketinggalan menyalurkan hobinya berkebun tanaman sayur di halaman rumahnya di komplek Briliant Residence, Cisaranten, Kota Bandung.

“Ide awal adalah dari berkembangnya menanam sayuran dengan sistem hidroponik, bercocok tanam dengan tidak menggunakan media tanah. Dari situ saya ingin mencobanya di rumah,” kata Irfan, Minggu (4/8/2019).

“Keinginan sih bisa mengembangkan urban farming dan aquaponik,” tambahnya.

Namun, melihat sumber daya peralatan yang ada di rumahnya dan juga memanfaatkan alat tanam yang mudah didapatkan di sekitar rumahnya, seperti botol plastik bekas, lantas Irfan mulai menyalurkan hobinya tersebut.

“Saya beli bibit di toko pertanian, termasuk rockwool dan nutrisi. Untuk pot, bisa dilihat, saya pakai botol plastik bekas. Cara tanamnya digantung vertikal pada ram kawat, karena ya luas halaman yang kurang memadai untuk menanam banyak dengan cara vertikal,” jelasnya.

Dikatakan lebih lanjut oleh Irfan, “Menanam sayuran seperti kangkung dan sawi pakcoy dengan cara ini ternyata relatif bisa tumbuh dengan baik,” terang Irfan yang mengurus “kebunnya” itu di waktu sebelum dan setelah bertugas.

“Bagi saya, dengan menanam dengan sistem ini, selain rumah jadi tampak asri, kita bisa menikmati sayuran segar, murah, dan sehat di rumah. Meski tidak tiap hari,” ujarnya.

Irfan pada kesempatan tersebut lalu mencabut satu net pot sawi pakcoy, diolahnya dan dimasak bersama mie instan, kemudian diberikan ke pewarta sorotnusantara.com yang sedang berkunjung.

“Ini enaknya, tinggal metik dan bisa langsung disajikan juga buat tamu, silahkan,” ucapnya sambil tertawa.

Diceritakan oleh Irfan, ia beserta istrinya sedang membuat green house yang letaknya tidak jauh dari kediamannya tersebut.

“Kita akan mengajak juga tetangga dan masyarakat disini untuk turut berperan dalam hidroponik ini. Saya akan buat juga pot tower dari pipa paralon bekas yang dipasang secara vertikal. Jadi, siapapun bisa menanam sayuran dirumahnya, minimal nantinya bisa melengkapi menu bergizi untuk keluarga dengan mudah dan murah dari rumah. Selain itu, ada dampak ekonomi yang bisa diraih seandainya ada panen berlebih,” beber Irfan yang mengaku sudah memiliki jaringan pembeli sayuran hidroponik untuk hasil yang ditanamnya.

So, tertarik ingin ikut mencobanya?. [St]