Bankom Semprot Disinfektan Sejumlah Fasum dan Rumah Warga Jrakah

by
Salah seorang personil Bankom saat mulai melakukan penyemprotan di sekitar rumah warga Jrakah

SorotNusantara.com , Semarang – Ibukota Provinsi Jawa Tengah, Semarang masuk dalam Kota yang diprioritaskan Gubernur Jawa Tengah untuk mengikuti rapid test Corona. Upaya pencegahan dilakukan terus menerus oleh banyak pihak, salah satunya Bantuan Komunikasi (Bankom) Polrestabes Semarang yang kian gencar menelusuri berbagai wilayah di Semarang.

Pagi ini, Rabu (25/3/2020) puluhan personil Bankom sudah berkumpul di lokasi RW 02 Kelurahan Jrakah, tepatnya di rumah salah satu personil Bankom, Thoha Mansur sebagai tempat berkumpul sebelum melaksanakan kegiatan tersebut. Nampak juga beberapa anggota Banser Ranting Jrakah yang turut membantu pelaksanaan penyemprotan disinfektan di wilayah Kelurahan Jrakah.

“Team Lawan Corona Bankom menyelesaikan penyemprotan disinfektan di wilayah Kelurahan Njarakah Ngaliyan. Total ada 13 RT dari 3 RW se-Kelurahan Jrakah,” kata ketua Bankom Polrestabes Semarang Giri Purdyanto.

Para personil Bankom saat mempersiapkan peralatan semprot disinfektan

Disebutkan, terdapat 1 (satu) masjid, (enam) 6 musalla dan 1 (satu) kantor kelurahan, juga ada sekitar 395 rumah warga Jrakah yang jadi sasaran semprot disinfektan. Tim pun bertolak menuju lokasi lain, “Alhamdulillah hari ini kami menyelesaikan 2 lokasi Penyemprotan setelah di Jrakah langsung tim Lawan Corona Bankom meluncur ke RT 07 RW 03 Kelurahan Penggaron Kidul Kecamatan Pedurungan sekitar 50 rumah,” bebernya.

Sementara Ketua II Bankom Polrestabes Semarang, Budi Cahyono berharap pandemi yang meresahkan masyarakat segera berakhir, “Semoga wabah Corona ini segera berakhir dan kita semua bisa beraktifitas seperti biasa kembali, ” doanya.

Ia melanjutkan, Bankom sebagai organisasi sosial, kemasyarakatan dan kemanusiaan akan berupaya semaksimal mungkin bergandengan tangan dengan pemerintah untuk berpartisipasi dalam kegiatan penyemprotan disinfektan, “Semoga bermanfaat bagi masyarakat yang sudah kami kunjungi,” harapnya, “Permintaan masih terus mengalir dari aplikasi online, formulir permohonan penyemprotan oleh Bankom, semoga bisa kami bantu semua,” imbuhnya.

Apresiasi diberikan oleh KH. Abdullah Nasocha, salah satu tokoh masyarakat Jrakah yang diminta memberikan doa pembuka kegiatan tersebut, “Terima kasih atas perhatian Bankom kepada masyarakat kelurahan jarakah ini, Tuhan baru memberikan ujian dengan barang yang sangat kecil yang saat ini disebut Covid-19 sudah luar biasa repotnya, dan ini salah satu kebesaran Allah SWT,” kata Nasocha mengingatkan.

Para personil Bankom, Banser dan tokoh masyarakat berdoa bersama sebelum melakukan penyemprotan

Nasocha melanjutkan, penyemprotan merupakan salah satu bentuk ihtiar manusia untuk menjaga dan mengantisipasi terjadinya wabah tersebut. Ia pun berharap semoga masyarakat kelurahan Jrakah dan tim dari Bankom diberikan kesehatan dan keselamatan. Usai memberikan sedikit wejangan, Nasocha lantas memimpin doa demi kesuksesan hajat tersebut.

Ungkapan terima kasih juga diucapkan Lurah Jrakah, Sukiyo yang merasa terbantu lantaran perhatian Bankom terhadap warganya. Ia lantas mengaku bersyukur sejauh ini belum diketemukan warga yang terindikasi terserang Covid-19, “Kami mengucapkan terima kasih, ini adalah sebuah antisipasi, Alhamdulillah sampai saat ini warga kami belum ada yang mengalami sakit yang sedang mewabah ini, semoga jangan sampai dan semoga relawan semua juga diberikan kesehatan sehingga bisa terus bisa membantu masyarakat,” pungkasnya. (Om/arh)