,

Bangga Hasil Pembangunan Kota Semarang, Permata Hebat Deklarasi Dukung Hendi-Ita

oleh
Arnaz Agung Andrarasmara (arh)

SOROTNUSANTARA.COM , Semarang – Keberhasilan pasangan calon Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi dengan Wakil Wali Kota Semarang Hevearita Gunaryati Rahayu (Hendi-Ita) dalam membangun Kota Semarang diakui oleh semua pihak. Hal inilah yang membuat keduanya mendapat dukungan penuh dari semua partai politik (Parpol) baik parlemen maupun non parlemen.

Ketua Tim Relawan untuk kemenangan Hendi-Ita, Arnaz Agung Andrarasmara mengatakan penyatuan persepsi dukungan antara relawan dengan Hendi-Ita berdasar karena keberhasilan Hendrar Prihadi dalam membangun Kota Semarang. “Lima tahun terakhir saya bangga jadi warga Semarang. Dulu, mohon maaf sering banjir, kumuh,” katanya.

Arnaz mengatakan hal itu dalam deklarasi dukungan Perempuan Mandiri dan Tangguh (Permata) Hebat Kota Semarang kepada pasangan Cawalkot Hendi-Ita di Posko Pemenangan Hendi-Ita, Jalan Pandanaran Kota Semarang, Jawa Tengah, Rabu (11/11/2020).

Arnaz memperhatikan keberhasilan Hendi-Ita dalam menata Kota Semarang inilah yang luar biasa dan tak pernah terbayangkan sebelumnya. “Saya tidak pernah membayangkan Kota Lama bisa seperti saat ini. Juga di daerah-daerah pemukiman warga yang tertata oleh program Hendi-Ita. Tiba-tiba Kota Semarang menjadi Kota terbersih se-Asia Tenggara,” urainya.

Tak hanya soal tata kota. Mantan Ketua Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Kota Semarang ini juga menyoroti perhatian Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang terhadap masyarakat di bawah kepemimpinan Hendi-Ita. “Kesejahteraan masyarakat dari orang hamil sampai orang meninggal bisa mendapatkan perhatian Pemkot Semarang,” bebernya.

Kunci keberhasilan Hendi dalam memimpin, menurutnya karena memimpin dengan jujur, menjaga amanah yang diberikan masyarakat dengan baik. Salah satu wujudnya, Hendi melakukan efisiensi anggaran yang berpotensi dikorupsi. Sehingga anggaran yang langsung ke masyarakat semula rendah tiba-tiba menjadi tinggi. “Ini semua dikoreksi oleh Mas Hendi,” ujarnya.

Meski demikian ia tak lantas bersantai dalam menghadapi Pemilihan Wali Kota (Pilwalkot) pada 9 Desember 2020 nanti. Ia memperhatikan hasil survey terkini, biasanya orang tua atau orang sepuh takut dengan kondisi pandemi ini, sehingga harus menerapkan protokol kesehatan di Tempat Pemungutan Suara (TPS). “Jadi tugas kita, melakukan sosialisasi protokol kesehatan di TPS itu tidak masalah,” tegasnya.

Survey lain, anak muda yang malas atau tidak peduli dengan politik sehingga tidak mau ke TPS. Anras mengaku pernah mengumpulkan kaum milenial. “Rata-rata kenal dan senang dengan Mas Hendi, bangga dan senang dengan pembangunan yang dihasilkan oleh Hendi-Ita, tapi saat ditanya kapan waktu coblosan, jawabannya tidak kompak, banyak yang tidak tahun kapan waktu coblosan,” bebernya.

Bukan zamannya anak muda tidak peduli dengan politik, lanjutnya generasi milenial harus melek dan peduli politik. Kemakmuran masyarakat berkat ikhtiar dalam berpolitik.

Untuk itu, Arnaz meminta agar para relawan merumuskan strategi yang jitu untuk mengajak warga Kota Semarang memilih Hendi-Ita pada 9 Desember mendatang. “Tugas kita bagaimana kita punya strategi agar Hendi-Ita bisa mengalahkan kotak kosong 97,5 persen,” tegasnya.

Permata Hebat Kota Semarang melakukan deklarasi dukungan Hendi-Ita dalam Pilwalkot Semarang. (arh)

Terkait organisasi Permata Hebat, pria yang saat ini menjabat Ketua Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Kota Semarang ini menilai sebagai organisasi yang luar biasa. “Permata Hebat tidak meratapi pandemi. Justeru menjadi waktu yang tepat untuk melakukan inovasi dan kreatifitas dalam menggerakkan UMKM,” ucapnya.

Sementara, Ketua Harian Permata Hebat Anisah mengatakan, pihaknya melakukan program pemberdayaan perempuan dengan cara bersinergi dengan program Pemkot Semarang. Karena itu Anisah menilai Hendi-Ita sangat memperhatikan perempuan. Hal ini ia buktikan dengan 1610 perempuan telah berhasil ditampung dalam pelatihan agar berdaya secara ekonomi.

“Pelatihan membuat sabun, make up yang bisa membuat perempuan bisa mandiri. Hendi-Ita berhasil menumbuh-kembangkan ekonomi produktif berbasis keluarga” ulasnya.

Terkait bagaimana cara meraup suara untuk Hendi-Ita, Anisah mengatakan perempuan juga memiliki hak politik. Perempuan memiliki peran penting dalam keluarga maupun masyarakat.

“Karena itu perempuan harus menggunakan hak pilihnya untuk memilih pemimpin yang perhatian dengan gerakan perempuan,” pungkasnya. (arh)