,

Awal Tahun Covid-19 Masih Tinggi, PMI Jateng Bantu Ventilator

oleh
PMI Jateng berfoto bersama seusai penyerahan secara simbolis di RSUD Bendan, Kota Pekalongan

SOROTNUSANTARA.COM , Semarang – Kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di awal tahun 2021 ini masih tinggi, bahkan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah menerapkan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB). Palang Merah Indonesia (PMI) Jawa Tengah juga memberikan perhatian khusus untuk terus berperan aktif dalam membantu pemerintah menanggulangi wabah tersebut.

PMI Provinsi Jawa Tengah mendistribusikan Ventilator 5 (lima) unit untuk 5 (lima) rumah sakit. Juga mendistribusikan bantuan peralatan PHBS 2.000 paket dan sabun mandi 79.200 pcs, untuk wilayah Jawa Tengah.

“Ada 5 unit Ventilator yang kami distribusikan untuk rumah sakit di kabupaten-kota di Jateng. Sedangkan paket PHBS dan sabun kami bagikan kepada masyarakat melalui PMI Kabupaten-Kota,” jelas Kepala Seksi Pelayanan Masyarakat PMI Dwi Handoko Wibisono saat menyerahkan simbolis di RSUD Bendan, Kota Pekalongan, Jum’at (15/10/21).

Ventilator yang dikirim dari PMI Pusat tersebut merupakan alat bantu napas yang digunakan untuk pasien dengan kondisi kritis, menurutnya termasuk peralatan yang dibutuhkan pasien Covid-19.

Dijelaskannya, menurut American Thoracic Society, kadar oksigen alat ventilator yang digunakan untuk membantu pernapasan pasien lebih tinggi daripada alat bantu oksigen lain. Alat ventilator juga membantu paru-paru tetap mengembang, sehingga kantung udara di paru-paru tidak mengempis.

Direktur RSUD Bendan Kota Pekalongan Junaedi, mengapresiasi kepedulian PMI terhadap kasus Covid-19 yang salah satu bentuknya bantuan ventilator tersebut. “Kami ucapkan terima kasih atas perhatian dan bantuan Ventilator dari PMI. Saat ini ventilator sangat dibutuhkan untuk membantu proses penyembuhan penyakit yang berhubungan dengan pernapasan termasuk dukungan pengobatan pasien Covid-19 yang ditangani di RS ini,” ucapnya.

Hal senada diungkapkan Kepala Markas PMI Kota Pekalongan Imron Rosyidi. Menurutnya, peralatan tersebut sangat dibutuhkan pasien untuk menunjang penyembuhan. “Kami berharap peralatan itu dapat meningkatkan pelayanan kesehatan, khususnya pasien Covid-19, agar tingkat kesembuhan lebih maksimal,” ujarnya.

PMI di Jawa Tengah hingga sekarang masih melakukan penyemprotan desinfektan, sosialisasi di masyarakat, membantu tim pemakaman pasien Korona dan juga penyediaan darah plasma.

“Relawan kami masih selalu melakukan sosialisasi ke masyarakat untuk mematuhi protokol kesehatan dan tentunya 3 M yaitu masker, mencuci tangan, menjaga jarak,” pungkasnya. (arh)