Ansor Barito Timur Ajak Masyarakat Adaptasi New Normal

oleh
Foto : dokumentasi GP Ansor Barito Timur

SorotNusantara.com , Barito Timur – Pimpinan Cabang (PC) Gerakan Pemuda Ansor (GP Ansor) Kabupaten Barito Timur (Bartim) Kalimantan Tengah melakukan pembagian masker, sabun cuci tangan, dan sosialisasi pencegahan virus Corona di 10 Kecamatan kabupaten Barito Timur. Kegiatan tersebut dibarengi ajakan agar masyarakat beradaptasi dengan pola hidup kenormalan baru atau New Normal.

“Sementara ini fokus pada fasilitas umum yakni tempat-tempat Ibadah dengan memberikan masker dan sabun cuci tangan guna menekan penularan Covid-19 menghadapi tatanan baru atau lebih trend disebut New Normal,” kata Ketua PC GP Ansor Barito Utara Agus Prasetyo Gumiawan pada Sorot Nusantara, Sabtu (27/6/2020).

Iwan, sapaan akrabnya, mengatakan kegiatan tersebut dapat berjalan dengan lancar meski dengan menekan anggaran, “Sedikit sentuhan seribu manfaat, karena anggaran yang kita miliki terbatas dan alhamdulillah dengan peran kawan-kawan di organisasi Ansor bisa membantu umat muslim sementara ini,” ujarnya.

Atas tercapainya maksud kegiatan tersebut, ia berharap dapat meluaskan bantuan pada umat pemeluk agama lain, “Semoga kedepannya kita berikan ke tempat-tempat ibadah non muslim. Tujuannya hanya berpartisipasi menghentikan penyebaran Covid-19 di Bartim,” tegasnya.

Menurut Iwan, terlaksananya kegiatan sosial di 10 kecamatan yang ada di kabupaten Barito Timur merupakan bentuk kepedulian Ansor dalam membantu pemerintah mencegahan penyebaran virus yang diduga berasal dari spesies kelelawar.

“Ini bentuk keperdulian yang dilakukan Ansor Bartim. Pada intinya turut serta berperan menjadi penyambung untuk melakukan pencegahan penyebaran Covid- 19, khususnya di kabupaten Bartim,” tuturnya.

Selain itu, dirinya berharap agar masyarakat dapat ikut serta membantu pemerintah mencegah penyebaran Covid-19 dengan mengikuti imbauan yang ada, “Kami berharap agar masyarakat Bartim dan secara luas Kalimantan Tengah untuk lebih memperhatikan serta menerapkan protokol kesehatan yang sudah disampaikan Pemerintah melalui surat edaran dan sebagainya,” harapnya. (anas,arh)